GNPF Ulama Kota Binjai Tolak Kedatangan Haddad Alwi

Iklan Semua Halaman

Header Menu

GNPF Ulama Kota Binjai Tolak Kedatangan Haddad Alwi

Thursday, February 21, 2019


Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah

BINJAI-MLB.COM

Himbauan untuk menolak kedatangan Haddad Alwi ke Kota Binjai dalam acara Dzikir Akbar, Shalawatan dan Doa Bersama, terus disuarakan oleh berbagai elemen masyarakat.

Setelah sebelumnya Presidium Ormas dan Komunitas Islam Kota Binjai menyatakan untuk menolak kedatangan Haddad Alwi, kali ini penolakan juga datang dari Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua GNPF Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah. Saat dikonfirmasi awak Media, Kamis (21/2), Pria yang selalu terlihat rendah hati ini mengakui jika dirinya bukan menolak acara tersebut digelar, namun menolak kedatangan Haddad Alwi.

"Karena sepanjang yang kami ketahui, bahwa Haddad Alwi terindikasi pengikut Syiah. Bahkan menurut data yang di dapat, ternyata dirinya adalah salah satu tokoh Syiah di Negara kita," ungkap Ust Sanni Abdul Fattah.

Menurut Pria yang juga dipercaya menjadi Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Kota Binjai ini, Syiah bukan merupakan bagian dari Agama Islam, sehingga Faham Syiah ini sangat berbahaya bila berkembang ditengah tengah kehidupan umat Islam.

"Karena Syiah mengaku Islam, padahal bukan. Banyak umat Islam yang tidak paham akan sesat dan bahanya Syiah ini," beber Ust Sanni.

Oleh karena itu, lanjutnya, kami sangat menyesalkan tindakan Panitia Acara yang mengundang Haddad Alwi ke Lapangan merdeka Binjai, karena kami melihat masyarakat, khususnya Umat Islam di Kota Binjai, mulai resah dengan kehadiran Haddad Alwi.

"Apakah Pihak Panitia tidak mengetahui tentang dia (Haddad Alwi), atau tidak paham akan bahayanya Faham Syiah?" ucap Ust Sanni penuh tanya.

Lebih lanjut dikatakan dirinya, jika hal ini dibiarkan saja tanpa
 adanya penolakan, maka bisa saja Faham Syiah akan berkembang di Indonesia, khususnya di Kota Binjai.

Untuk itu, lanjutnya, sebelum terjadi hal hal yang tidak diinginkan dan dapat merusak kenyamanan dan ketentraman masyarakat di Kota Binjai, maka alangkah lebih bijak jika Panitia membatalkan kedatangan Haddad Alwi.

"Apalagi ini sudah mendekati Pesta Demokrasi. Saran kami, janganlah membuat gaduh," jelas Ust Sanni.

Diketahui, kedatangan Haddad Alwi ke Lapangan Merdeka Kota Binjai adalah dalam acara Dzikir Akbar, Shalawatan dan Doa bersama yang rencananya akan digelar pada hari Jumat, 22 Februari 2019, sekira Pukul 13.30 Wib. (Red)
close