Kejeruan Stabat : Copot Kadis Pariwisata dan Jangan Pancing Amarah Kami

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Kejeruan Stabat : Copot Kadis Pariwisata dan Jangan Pancing Amarah Kami

Friday, February 8, 2019


Tengku Chandra Hardi (Foto Net) 

LANGKAT-MLB.COM

Kepada Yth Bapak Bupati Langkat. Kenapa kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Langkat belum dicopot. Baru baru ini Bapak melantik pejabat lain, tapi kenapa Kadis Pariwisata belum dicopot.

Demikian sepenggal tulisan yang di tulis oleh Tengku Chandra Hardi mewakili Kejeruan Stabat, yang ditulis di dinding Facebook miliknya @Tengku Chandra, yang ditulisnya hari ini, Jumat (8/2).

Pernyataan itu ditulis oleh Tengku Chandra, karena dirinya kecewa atas Sikap Kepala Dinas Pariwisata Langkat yang sebelumnya menjadi Panitia HUT Langkat ke-269, dan mendatangkan artis asal Ibukota yang melakukan goyang maut diatas Panggung.

Tulisan Tengku Chandra di akun Facebooknya itupun mendapat sambutan dari masyarakat. Terbukti, ratusan komentar menghiasi dinding komentar akunnya.

Tengku Chandra juga mengatakan, apakah yang telah disampaikan atas kekecewaan  terhadap Kadis Pariwisata Langkat dengan adanya insiden goyang yang  dianggap tidak layak di HUT Langkat Ke-269, masih di diamkan.

"Pantaslah cukup banyak masalah di Pemerintahan Kabupaten Langkat ini terjadi. Kenapa tidak ada penindakan. Ada apa dengan ini semua," sambung Tengku Chandra dalam akun Facebooknya.

Dalam tulisan itu, Pria yang sangat Familiar dengan warga Langkat ini juga memohon maaf dan tidak bermaksud menimbulkan kebencian, namun diakuinya, hal itu karena memang dirinya "Benci" melihat Kepemimpinan Daerah di Kabupaten Langkat.

Saat dikonfirmasi awak media, Jumat (8/2) malam, Tengku Chandra membenarkan bahwa akun Facebook dan tulisan itu benar adanya.

Dirinya mengakui, dibuatnya tulisan tersebut di dinding Facebook miliknya karena Bupati Langkat hingga saat ini belum mencopot Kadis Pariwisata, Padahal pihaknya sudah menghimbau agar dicopot.

"Sampai detik ini Kadis Pariwisata maupun artis yang bersangkutan belum ada secara langsung meminta maaf seperti apa yang pernah kita beritahukan. Sungguh ini sangat sepele kepada masyarakat Langkat," ucapnya dengan nada kesal.

Begitupun, Tengku Chandra merasa terharu dan terpukul dengan semua yang terjadi.

"Apakah memang Bapak Bupati tidak peduli atau memang tidak peduli sama sekali dengan apa yang sudah kita himbaukan. Jangan pancing amarah kami sebagai anak Langkat," tegasnya.

Untuk itu, sebagai Kejeruan Stabat, Tengku Chandra Hardi meminta kepada Bupati Langkat agar benar benar mendengar dan menjalankan apa tuntutan kami.

"Kami tidak ingin Langkat ini menjadi kotor karena perbuatan seperti itu," pungkasnya mengakhiri pembicaraan.

Diberitakan sebelumnya, Meriahkan HUT Langkat Ke-269, berbagai perlombaan dan hiburan yang di pusatkan di Alun Alun Stabat, terus digelar. Bahkan, puluhan Stand berdiri megah di lapangan milik kebanggaan masyarakat Langkat.

Namun, apa jadinya jika Langkat yang terkenal dengan sebutan Negeri Bertuah dan masyarakatnya yang terkenal religius, harus ternodai dengan tontonan yang tidak mendidik dan terkesan erotis.

Seperti yang terjadi pada Sabtu (19/1) malam. Salah seorang artis Ibukota yang tentunya dibayar mahal oleh pihak Panitia, harus mempertunjukkan tontonan yang tidak patut ditunjukkan diatas Panggung.

Dalam penampilan sang Artis yang sudah tersebar banyak di Media Sosial, tampak sang Artis yang mengenakan gaun berwarna hitam, melakukan goyang erotis bersama salah seorang pria dengan sangat erotis.

Hal itu tentunya banyak mendapat hujatan dari masyarakat, Khususnya warga Langkat. Salah satunya adalah Tengku Chandra Hardi, yang merupakan Putra asli Melayu Langkat.

Dalam akun Facebooknya @Tengku Chandra menuliskan "Hut negeri langkat tercoreng atas aksi yang dilakukan oleh salah satu penyanyi yang diundang oleh pemerintah kabupaten langkat.. Negeri langkat yang dikenal dengan ke islaman nya harus luntur dengan aksi yang seperti ini.. Saya atas nama kejeruan stabat sangat mengutuk keras atas kejadian yang tak pantas ini.. Kemana pemerintah kenapa yang seperti ini bisa terjadi..".

Berbagai komentar pun terus menghiasi dinding Facebook milik Tengku Chandra. Pada umumnya, warga menyesalkan kejadian itu dan menganggap Panitia tidak selektif dalam membuat acara.

Salah satunya adalah komentar melalui akun facebook @Rahmad Hidayat Barus. Dalam komentarnya dirinya menyesalkan penampilan artis tersebut.

"Astaqfirulloh,memalukan sangat kejadian hiburan ini abgda,gak pantas langkat menampilkan aksi ini,Seharusnya meningkatkan kualitas iman masyarakat di hari hut langkat,bukan membubrukkan iman ,Naudzubillah summa naudzubillah,Miris melihat nya," ucap Rahmad Hidayat Barus dalam komentarnya.

Begitu juga akun Facebook yang bernama @masnok, yang menuliskan komentarnya "Ya Allah janganlah Engkau timpahkan kepada kami azab bagi karena perbuatan orang-orang bodoh itu".

@Joni Saparani dalam komentarnya juga mengatakan "Kalau udah artis ya kayak gitu bang, perbuatan setan memang yg dipakai, kalau begini caranya hilang barokah Langkat jadinya, dan bisa mendatangkan adzab Allah SWT.😠😡😠".

Terpisah, Tengku Chandra yang juga mewakili Kesultanan Langkat, Kejeruan Stabat, saat dikonfirmasi awak media, Senin (21/1) pagi,  angkat bicara terkait penampilan yang telah dipertontonkan dihadapan ribuan pasang mata tersebut.

Menurutnya, penampilan salah satu artis yang di undang oleh Pemerintah Kabupaten Langkat dalam perayaan ulang tahun Negeri Langkat sungguh sangat tidak terpuji.

"Jelas ini sangat tidak terpuji. Hal ini di karenakan tariannya yang sangat tidak terpuji. Kejadian ini terjadi tepat nya pada Sabtu malam," tegas Tengku Chandra dengan nada kesal.

Menurut Pria berpostur tinggi ini, Langkat yang selama ini di kenal dengan ke islamannya, bisa tercoreng oleh orang orang yang seperti ini.

"Beragam etnis yang di hadirkan dalam acara HUT Negeri Langkat kemarin, tapi tidak menunjukan ke erotisan," tutupnya.

Berbagai komentar pun terus menghiasi dinding Facebook milik Tengku Chandra. Pada umumnya warganet menyesalkan dan mengutuk perbuatan tersebut. (Put)
close