Kurang Dari 24 Jam, Pelaku Pembunuh Lina Berhasil Diamankan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Kurang Dari 24 Jam, Pelaku Pembunuh Lina Berhasil Diamankan

Syah Putra
Monday, February 11, 2019


Pelaku pembunuhan

BINJAI-MLB.COM

Selain dibunuh, harta milik Lina (57) warga Jalan Mesjid, Gang Belimbing No 22, Lingkungan lll Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, juga dirampas oleh pelaku kejahatan tersebut.

Beruntung, dalam waktu kurang dari 24 Jam setelah penemuan Jasad korban, sang pembunuh kini di kabarkan sudah diamankan oleh Aparat Kepolisian.

Adapun Pelaku diketahui bernama Awi. Dirinya berhasil diamankan Anggota Kepolisian di daerah Dolok Masihul, Serdang Bedagai.

"Infonya pelaku mau dibawa ke Polda dulu, setelah itu baru dibawa ke Mapolres Binjai," ucap salah seorang Sumber, Senin (11/2).

Diberitakan sebelumnya, tindak Pidana Pencurian yang di sertai dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan atau sengaja menghilangkan jiwa orang lain, terjadi di Jalan Mesjid, Gang Belimbing No 22, Lingkungan III Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota.

Adapun korban adalah Lina (57). Kasus yang terjadi dirumah korban ini pertama kali diketahui oleh warga pada hari Minggu (10/2) Sekira Pukul 11.00 Wib.

Akibat dari Tindak Pidana tersebut, korban kehilangan 1 Satu unit TV LED 32 inch, 1 satu unit Sepeda Motor Honda Beat warna putih les biru Nomor Polisi belum diketahui, serta Perhiasan Emas di badan korban (belum diketahui berapa jumlah dan jenisnya).

Ditemukannya korban dalam keadaan meninggal dunia berawal saat anak korban yang bernama Wandyanto, Minggu (10/2) sekira Pukul 11.00 Wib, mencoba menghubungi ibunya (korban) dengan menggunakan HP.

Namun, setelah dihubungi berulang kali, korban tidak juga mengangkat telpon. Wandyanto yang diketahui berdomisili di Negara Singapura, mencoba menghubungi teman ibunya yang bernama Lulu, agar melihatkan ibunya dirumahnya.

"Setelah Lulu berada di pintu depan rumah Korban, dia mencoba menggedor pintu dan ternyata pintu tidak dibuka. Lulu kembali menghubungi Wandyanto dan memberitahu bahwa pintu rumah ibunya tidak dibuka," tegas Kasubbaghumas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting.

Karena rumah korban tidak bisa dibuka, sambung Siswanto Ginting, akhirnya Wandyanto menyuruh Lulu mencari tukang kunci.

"Setelah tukang kunci di bawa kerumah korban, akhirnya pintu depan dapat terbuka dan Lulu masuk keruangan dapur," beber Siswanto Ginting, seraya mengatakan jika Lulu terkejut karena melihat korban sudah tidak bernyawa dengan posisi tertelungkup di kamar mandi dan kepala bersimbah darah.

Selanjutnya, ujar Siswanto, Lulu melaporkan kejadian itu kepada Jimmy dan Jimmy melaporkan kejadian kepada Sugiarto SH, dan diteruskan ke Polsek Binjai Kota.

"Korban tinggal dirumah tersebut hanya sendiri dan anaknya (2 orang) saat ini tinggal di Singapura. Sedangkan korban berstatus janda cerai dan korban berteman dengan saksi, Lulu," ungkap Siswanto.

Lebih lanjut dikatakan Siswanto, sebelum ditemukan meninggal dunia, Korban terlebih dahulu dianiaya hingga pelaku yang belum diketahui mengambil harta milik korban.

Diketahui, korban mengalami luka koyak di leher bawah dan selah jari jempol kanan luka koyak serta mengalami luka tusuk pada dada sebelah kiri. (Put)