Presidium Ormas dan Komunitas Islam Kota Binjai "Menolak" Kedatangan Haddad Alwi

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Presidium Ormas dan Komunitas Islam Kota Binjai "Menolak" Kedatangan Haddad Alwi

Thursday, February 21, 2019



BINJAI-MLB.COM

Presidium Ormas dan Komunitas Islam Kota Binjai, menolak kedatangan Haddad Alwi di Lapangan Merdeka Kota Binjai, dalam acara Dzikir Akbar, Shalawatan dan Doa bersama, yang rencananya akan digelar pada hari Jumat, 22 Februari 2019, sekira Pukul 13.30 Wib.

Hal tersebut ditegaskan M Lud Siregar, yang merupakan salah seorang yang mewakili Presidium Ormas dan Komunitas Islam Kota Binjai. Menurutnya, terkait akan hadirnya Haddad Alwi, setelah dipelajari dan dipahami berdasarkan data dan fakta dari beberapa sumber "diindikasi kuat" menganut paham Syiah, dan juga atas desakan beberapa masyarakat kepada Presidium Ormas Islam, sehingga pihaknya melakukan Syuro Ba'da Dzuhur di Masjid Agung Binjai.

"Hasil Syuro untuk mentabayunkan ke Mabmi Kota Binjai selaku Panitia. Sedangkan hasil tabayun Mabmi mengklarifikasi bahwa Panitia acara tersebut adalah benar Mabmi Binjai, tetapi yang memfasilitasi semua acara adalah Pemko Binjai," tegas M Lud Siregar, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (21/2).

Lebih lanjut dikatakan M Lud Siregar, Mabmi Binjai akhirnya mengklarifikasi bahwa mereka tidak tahu menahu tentang status Haddad Alwi yang paham Syiah.

"Apalagi yang menjembatani acara ini antara Mabmi dan Pemko Binjai adalah salah satu petinggi MUI Kota Binjai. Pengurus Mabmi yang hadir memastikan jika benar apa yang disampaikan tentang Haddad Alwi adalah paham Syiah. Untuk itu, Insya Allah Mabmi akan menolaknya dan menghimbau untuk menggantikan Haddad Alwi dengan yang lainnya," ucap M Lud Siregar.

Untuk itu, sambungnya, pengurus Mabmi berjanji akan mempertemukan pihak Pemko Binjai dan Perwakilan Presidium untuk duduk bersama pada hari ini.

Diakui oleh M Lud Siregar, ditolaknya kedatangan Haddad Alwi oleh Presidium Ormas Islam dan Komunitas Islam Kota Binjai, karena pihaknya tidak ingin image negatif terhadap kota Binjai semakin meluas dengan adanya baleho baleho kedatangan Hadad Alwi di papan reklame.

"Artinya, kesan yang timbul bahwa Kota Binjai menerima orang yang berpaham Syiah, sementara Syiah sudah pernah masuk kepada paham yang dilarang oleh MUI," paparnya.

Untuk itu, kata M Lud,
Presidium Ormas dan komunitas bersama beberapa warga mencoba untuk mendatangi Pemko Binjai melalui Sekda. karena berdasarkan informasi yang diterima pihak Pemko Binjai yang memfasilitasi acara tersebut.

"Kedatangan kami ke Pemko Binjai agar kiranya menurunkan Baleho Baleho yang sudah terpampang di papan Reklame. Namun pada saat itu Sekdako Binjai tidak ditempat, akan tetapi pesan sudah disampaikan kepada staf untuk diketahui," bebernya.

"Kami bukan menolak acara tersebut, tapi kami menolak kedatangan Haddad Alwi," tutupnya mengakhiri pembicaraan.  (Red)
close