Ketua GNPF Ulama Kota Binjai : Islam Nusantara Sengaja Diciptakan Untuk Merusak Tatanan Islam

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Ketua GNPF Ulama Kota Binjai : Islam Nusantara Sengaja Diciptakan Untuk Merusak Tatanan Islam

Syah Putra
Wednesday, March 13, 2019



BINJAI-MLB.COM

Belakangan ini di Sumatera Utara, semakin gencar sekali gerakan mengajak kepada Islam Nusantara yang dibawa oleh Kyai Muwafiq atau lebih dikenal dengan sebutan Gus Muwafiq.

Hal itu dikatakan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Ustadz Sanni Abdul Fattah, Rabu (13/3). 

Menurutnya, gerakan mengajak kepada Islam Nusantara tersebut, terbukti dengan munculnya Tabligh Akbar di beberapa daerah, yang mana pematerinya adalah Gus Muwafiq.

"Padahal, Islam Nusantara yang kita ketahui selama ini jelas jelas sudah menyimpang dari Islam yang diturunkan oleh Allah dan Rasul NYA," tegas Ustadz Sanni.

Menurut kami, sambung Ustadz Sanni Abdul Fattah, Islam Nusantara ini sengaja dibuat untuk merusak tatanan Islam yang sebenarnya bahkan sengaja untuk memecah belah Ummat Islam di Indonesia.

"Oleh karena itu, kami akan menggalang Persatuan diantara Ummat Islam, baik elemen-elemen, Ormas Islam, para Ulama, para Da'i dan para tokoh Ummat, untuk menghalau setiap da'wah Islam Nusantara ini," ungkap Ustadz Sanni, seraya menambahkan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan ajaran serta paham Islam Nusantara ini dapat berkembang di Sumatera Utara.

Untuk itu, lanjut Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Anti Narkoba (SAN) Kota Binjai, kami akan sampaikan kepada para Ulama ulama dan para Da'i untuk menyampaikan kepada Ummat bahwa ajaran tersebut adalah ajaran yang menyimpang.

"Kenapa pada juni 2015, Presiden Jokowi secara terbuka memberikan dukungannya untuk Isnus (Islam Nusantara-red) ini. 

Hal ini yang membuat kami bingung," bebernya, sembari mengatakan jika Gus Muwafiq dalam setiap acaranya di Sumut, kerap mengajak kepada Islam Nusantara dan juga terselip ajakan memilih Capres 01.

"Kami akan menolak setiap dakwah yang mengarah ke Islam Nusantara di Kota Binjai ini. Kami akan lawan dengan sekuat tenaga walau apapun resikonya..ALLAHU AKBAR," tutup Ustadz Sanni Abdul Fattah. (Red)