Rumah Kontrakan Nurjanah Ludes Dilalap Si Jago Merah

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Rumah Kontrakan Nurjanah Ludes Dilalap Si Jago Merah

Wednesday, March 13, 2019

Rumah kontrakan Nurjanah yang terbakar hingga rata dengan tanah. (budi) 


Gebang-MLB.com

Satu unit rumah yang berada di Jalan Masjid Lingk VI Kel Pekan Gebang Kec. Gebang Kab.Langkat, Rabu (13/3/19) pagi hangus terbakar.

Tidak ada korban jiwa namun kerugian materi di duga mencapai 80 juta rupiah.

Rumah yang terbakar milik Nurjanah (44) yang di kontrakan kepada pasangan Norman (42) dan Sri Wahyuni (37), pada saat kebakaran, kondisi rumah dalam keadaan kosong, dimana dirinya sedang bekerja di salah satu perkebunan kelapa sawit yang ada di Kec Gebang.

Api pertama kali di ketahui oleh Yoga Suganda (23) satpam Sekolah Mts Teladan, Jalan Kebun Kopi Lingk VI Kel Pekan Gebang Kec.Gebang Kab.Langkat, sekitar pukul 09.30 wib

Pada saat itu dirinya sedang menyeberangkan anak sekolah dan melihat kepulan asap serta api dari atas ruang tengah rumah, panik melihat api, dirinya langsung berteriak sehingga mengundang perhatian warga lainnya.

Warga yang berdatangan, berusaha menyelamatkan harta benda korban, namun besarnya kobaran api, membuat warga hanya bisa menyelamatkan dua unit sepeda motir merk Yamaha Vixion, sementara harta benda lainnya ludes di lalap si jago merah.

Kapolsek Gebng AKP Henri David Bintang Tobing, saat di konfirmasi MLB.com di lokasi kebakaran mengatakan." Penyebab kebakaran belum di ketahui, kuat dugaan api berasal dari korsleting arus pendek listrik", ucapnya.

Api dapat di padamkan, sekitar 1 jam kemudian, di mana 1 unit pemadam kebakaran dari Kesbangpolinmas Langkat yang ada di Kec Sei Lepan turun ke lokasi memadamkan api, di susul kemudian 1 unit mobil damkar dari Kec Tanjung pura.

Atas kejadian musibah kebakaran ini, harta benda korban ludes terbakar tanpa sempat di selamatkan, karena pada saat kejadian rumah dalam keadaan kosong, sementara Ayu istri Norman, pada saat kejadian belum bisa di mintai keterangan, karena masih shock dan trauma, bahkan dirinya sempat pingsang sehingga harus di bopong (dibawa) kerumah warga. (Bud)