Terbukti Berbuat Cabul, Oknum Kades Harapan Maju di Vonis 5 Tahun

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Terbukti Berbuat Cabul, Oknum Kades Harapan Maju di Vonis 5 Tahun

Thursday, April 11, 2019



Oknum Kades berinisial Dar

LANGKAT-MLB.COM

Akibat perbuatan tak terpuji yang dilakukan oleh terdakwa, akhirnya Majelis Hakim dari Pengadilan Negeri Stabat menjatuhkan hukuman kepada seorang Oknum Kades Harapan Maju, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

Atas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa Oknum Kades berinisial Dar (43) tersebut, akhirnya Majelis Hakim yang diketuai oleh Hasanuddin SH, menjatuhkan Vonis kepada terdakwa dengan hukuman 5 tahun Penjara dan Subsider 1 bulan.

Vonis yang dijatuhkan kepada terdakwa sesuai Petikan Putusan Nomor : 937/Pid.Sus/2018/PN-Stb, yang menyatakan terdakwa Dar terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak Pidana.

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak Pidana membujuk anak melakukan perbuatan cabul dengannya," sebut Hakim Ketua, Hasanuddin SH. 

Diketahui sebelumnya,  terungkapnya kasus pencabulan yang dilakukan Oknum Kades tersebut terhadap salah seorang warga yang masih kerabatnya itu  dikabarkan telah didamaikan oleh Petugas hingga yang bersangkutan lepas dari jeratan hukum. Namun Korban yang lainnya juga bermunculan.

Bahkan Warga yang sudah tak mau lagi dipimpin Oknum Kepala Desa cabul tersebut, kembali mendatangi kantor P2TP2A Kabupaten Langkat.
Belasan warga Desa Harapan, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, juga mendatangi kantor Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Langkat.

Kedatangan belasan warga Desa Harapan Maju terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak yang diduga dilakukan Kepala Desa (Kades) Harapan Maju DAR alias Acong.
Kedatangan warga Desa Harapan Maju tersebut untuk membuat pengaduan atas korban lainnya Bunga (nama samaran,red) 13 tahun yang mengalami empat kali pelecehan yang dilakukan oknum Kepala Desa Harapan Maju.

Yeni Rosdiani Divisi Pelayanan kepada metrolangkatbinjai. com mengatakan, ” orang tua korban dan warga Desa Harapan Maju datang ke P2TP2A untuk mengadukan kasus pelecehan seksual yang dilakukan oknum Kades Harapan Maju terhadap Bunga anak uska 13 tahun”.

Lanjut Yeni, menurut informasi yang dikumpulkan P2TP2A dari warga dan korban, Bunga empat kali dilecehkan secara seksual oleh oknum kades tersebut ditempat tempat terbuka yang sunyi.

“Dan rencananya Korban bersama warga Desa serta P2TP2A akan melaporkan kasus ini ke Polres Langkat”, tegas Yeni yang didampingi Malahayati Divisi Hukum P2TP2A Langkat. (Red)
close