Tidak Ada Proses Belajar Mengajar, Puluhan Mahasiswa Yayasan Perguruan Tinggi Pelita Bangsa Binjai Gelar Unjuk Rasa

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Tidak Ada Proses Belajar Mengajar, Puluhan Mahasiswa Yayasan Perguruan Tinggi Pelita Bangsa Binjai Gelar Unjuk Rasa

Tuesday, April 30, 2019




BINJAI-MLB.COM

Puluhan Mahasiswa dari Yayasan Perguruan Tinggi Pelita Bangsa Binjai, yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Binjai Utara, menggelar Unjuk rasa damai di lokasi Kampus, Selasa (30/4).

Menurut para Mahasiswa, aksi damai yang dilakukan Mahasiswa tersebut, karena mereka sudah sekitar 4 Bulan tidak pernah lagi mengikuti Proses belajar mengajar di Kampus mereka.

Dengan menggunakan beberapa Karton yang diantaranya bertuliskan "Jangan Terlantarkan kami, kami ingin bertemu pihak Yayasan, berikan hak kami" puluhan Mahasiswa ini menuntut haknya sebagai seorang Mahasiswa, karena mereka sudah membayar kewajibannya, yaitu membayar Uang Kuliah.

Salah seorang Mahasiswa Semester 5 Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Thoriq Anvasya, mengatakan jika Pihak Yayasan jangan hanya menuntut haknya saja, tetapi tidak menyelesaikan kewajibannya.

"Kami sudah bayar kuliah, tapi ketika kami minta hak kami seperti KRS, KHS atau Surat Pindah, pihak Yayasan tidak memenuhi kewajibannya," ucapnya, seraya mengatakan, jika Pembina Yayasan yang dimaksud adalah Haniful Chair Nasution.

Lebih lanjut dikatakan Thoriq Anvasya, beberapa Mahasiswa juga pernah mendatangi kediaman Pembina Yayasan yang berada didalam area Kampus, namun orang yang dimaksud bersembunyi didalam rumahnya.

"Terakhir dua hari yang lalu kami datang, tapi kami melihat dia berondok (sembunyi). Kepada Bapak Pembina Yayasan, tolong Bapak bertanggung jawab atas kejelasan kami ini," ucap para Mahasiswa, seraya berucap, Hidup Mahasiswa.




Berdiri sejak tahun 1987, para Mahasiswa Yayasan Perguruan Tinggi Pelita Bangsa Binjai yang mempunyai Program S1 untuk jurusan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Konseling, Matematika dan Manajemen, terus menyuarakan Orasinya sembari mengelilingi Kampus.

"Penipu, Penipu. Keluarkan Ijazah kami dan berikan hak kami. Kalau Bapak punya masalah keluarga, jangan kami yang jadi korban dan jangan ganggu Akademik," teriak Mahasiswa, sembari meminta kepada pihak Yayasan agar segera membayar para Dosen, sehingga proses belajar mengajar tetap bisa berjalan.

Menurut para Mahasiswa, apakah pihak Yayasan tidak punya hati nurani, sehingga tidak tau bagaimana susahnya Orangtua mencari uang untuk biaya kuliah.

"Kami mengerti kondisi Yayasan. Tapi bagaimana mau cari jalan keluar kalau Kepala Yayasan pun tidak bisa dijumpai," beber beberapa Mahasiswa.

Dalam aksi itu, tidak satupun pihak Yayasan yang menemui para Mahasiswa. Bahkan, pantauan awak media di lokasi, tidak seorang pun yang menemui para pengunjuk rasa. (Put)
close