Sunat Dana BOS, Oknum K3S dan Belasan Kasek SD se-Kecamatan Gebang Terjaring OTT

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Sunat Dana BOS, Oknum K3S dan Belasan Kasek SD se-Kecamatan Gebang Terjaring OTT

Thursday, May 9, 2019


SD 050765 Gebang  yang menjadi lokasi OTT

LANGKAT-MLB.COM

Oknum Pengurus K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) dan para Kepala Sekolah SD Negeri di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Petugas Kepolisian dari Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut, Kamis (9/5) Siang.

Diamankannya belasan kepala sekolah dan Oknum Pengurus K3S ini sesuai Laporan Informasi : R/LI/180/V/2019/Ditreskrimsus, tanggal 07 Mei 2019. Surat Perintah Tugas : Sprin Gas/V/2019/Ditreskrimsus, tanggal 07 Mei 2019. Surat Perintah Penyelidikan : Sprin Lidik/V/2019/Ditreskrimsus, tanggal 07 Mei 2019.

Informasi yang berhasil dihimpun, para Oknum Pengurus K3S dan Kepala Sekolah SD ini diamankan saat berada di ruang Kelas 1 B SD Negeri 050765, yang beralamat di Lingkungan IV Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

Mereka diduga melakukan tindak pidana Korupsi pengutipan Dana Bantuan Operasional Sekolah SD Negeri se-Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, yang dilakukan oleh Pengurus K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah) Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

Terkait kegiatan yang dilakukannya, para Oknum Pengurus K3S dan Kepala Sekolah Dasar tersebut melanggar Pasal 12 huruf e sub Pasal 11 UU No 20 tahun 2001 perubahan UU No 31 tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Diketahui, Penangkapan para Oknum tersebut bermula pada Kamis (9/5) Sekira pukul 10.00 Wib, diperoleh informasi jika telah terjadi pengutipan kepada seluruh Kepala Sekolah SD Negeri yang ada di Kecamatan Gebang, yang dilakukan oleh K3S Kecamatan Gebang di ruang kelas 1 B SD Negeri 050765.

Pengutipan tersebut yaitu dengan cara mengumpulkan para Kepala Sekolah SD Negeri se-Kecamatan Gebang, yang diminta untuk melakukan pembayaran uang Administrasi setelah Dana BOS Triwulan I cair dan masuk ke rekening masing-masing Sekolah.

Selanjutnya, dana yang telah cair tersebut dikumpulkan oleh K3S Kecamatan Gebang, dengan mengutip dana sebesar Rp 15.000, dikalikan jumlah Siswa masing-masing dari 31 Sekolah se-Kecamatan Gebang.

Berdasarkan Informasi tersebut, Petugas Kepolisian dari Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut, langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan 15 Oknum yang terdiri daroli 13 (tiga belas) orang Kepala Sekolah SD Negeri dan 2 orang Pengurus K3S yang melakukan pengutipan.




Adapun ke 15 Oknum tersebut yang dimaksud adalah :

1. Bakhtiar (Sekretaris K3S)

2. Agus Prayitno (Bendahara K3S)

3. Kaswono (Kepsek SDN 054943)

4. Asniwati (Kepsek SDN 056635)

5. Ahdinah (Kepsek SDN 056636)

6. Hasnah (Kepsek SDN 050767)

7. Rosida Hutabalian (Kepsek SDN 056023)

8. Luhur Sihite (Kepsek SDN 057226)

9. Mula Tua Siregar (Kepsek SDN 054948)

10. Kaneria Sitorus (Kepsek SDN 056026)

11. Heriyandi (Kepsek SDN 054945)

12. Estermina Sitanggang (Kepsek SDN 050770)

13. Nelpida (Kepsek SDN 057225)

14. H Yuna Seriati (Kepsek SDN 056024)

15. Sarono (Kepsek SDN 053992).

Selain mengamankan para Oknum, Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Tunai dari Bakhtiar (Sekretaris K3S) sebesar Rp 36.750.000, Uang Tunai dari Agus Prayitno (Bendahara K3S) sebesar Rp 35.750.000, 2 lembar dokumen data seluruh SD Negeri se-Kecamatan Gebang, serta 13 buku laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana BOS Triwulan I.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes pol Tatan Dirsan Atmaja, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (9/5), membenarkan adanya OTT yang dilakukan unit Ditreskrimsus Polda Sumut.

“Benar ada, penyidik masih terus mendalami. itu OTT jadi masih dikembangkan. Untuk datanya sabar ya,” katanya.

Disoal apakah sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka terkait Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Unit Ditreskrimsus Polda Sumut, Perwira Menengah ini mengetakan belum mengetahuinya.

"Belum tau, masih didalami. Pastinya ada pengutipan dan pemotongan paksa dana BOS. Makanya Polisi bertindak,” tegas Tatan.

Guna melengkapi barang bukti, Petugas juga memeriksa beberapa saksi dan menyita beberapa dokumen.

Namun dari penangkapan tersebut, beredar kabar jika 3 Oknum telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu :
Nurmalinda Bangun (Ketua K3S), Bakhtiar (Sekretaris K3S), Agus Prayitno (Bendahara K3S).

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Syaiful Abdi, membenarkan adanya Kepala Sekolah yang terjaring OTT. Namun, dirinya belum mengetahui Oknum yang dimaksud.

"Benar, tapi kita juga masih mencari Informasi, karena saya saat ini sedang mengikuti Musrenbang diluar Kota," tutup Syaiful Abdi. (Put)
close