Krani Perkebunan PT Puskopad Gebang Berkubang Darah Dibacok OTK Dirumahnya

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Krani Perkebunan PT Puskopad Gebang Berkubang Darah Dibacok OTK Dirumahnya

Friday, May 31, 2019

Nuraini Krani diperkebunan PT Puskopad.(ist) 

Gebang-MLB.com

Seorang janda muda yang  tinggal di perumahan perkebunan PT Kartika Hijau Lestari ( Puskopad) Dusun VI Desa Sangga Lima Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat, Kamis (30/5/19) malam di temukan bersimbah darah di rumahnya.

Korban bernama Nuraini (30) yang bekerja sebagai Krani Personalia Perkebunan PT Puskopad, harus dirawat intensip di Rumah Sakit (RS)  Adam Malik Medan, akibat luka bacok yang cukup serius di bagian tangan kiri, kening, kepala dan punggung.
Nur Aini Krani PT Puskopad yang berkubang darah dibacok OTK dikediamanya saat menjalani perawatan medis. (budi) 

Informasi yang di rangkum MLB com, korban tinggal bersama ayah, ibu dan anaknya, dimana pada saat kejadian korban sedang istirahat sendirian di dalam rumah, sementara keluarga lainnya sedang melaksanakan Sholat Tarawih di Masjid Nurul Iman tak jauh dari kediaman.

Sekitar pukul 20.18 wib, pihak security perkebunan yang sedang berjaga di pos mendengar teriakan minta tolong dari rumah korban, dimana korban dengan menggunakan baju tidur keluar sambil berlari dari dapur rumah menuju teras dengan keadaan bersimbah darah.

"Bu Aini berlari sambil teriak minta tolong, langsung kami kejar kerumahnya dan lihat dia dalam keadaan bersimbah darah dengan luka sobek yang cukup parah", ucap Sutrisno salah seorang security perkebunan yang menolong korban.

Dirinya menambahkan, korban dengan keadaan luka parah mengatakan jika ada seorang pria di dalam rumah, karena kondisi korban bersimbah darah, kami bersama Angga (anggota security) langsung mengevakuasi dan menyelamatkan korban kebidan Desa Bu Awi.

"Kondisi korban sangat kritis,makanya kami utamakan menyelamatkan nyawa korban tidak mengejar/menangkap pelaku yang di duga langsung kabur usai melakukan aksinya lari kebelalang rumah dan hilang di gelapnya malam diantara perkebunan kelapa sawit " Ujar  Sutrisno.

Dari hasil pemeriksaan, korban di bacok orang tak di kenal (OTK), di mana pelaku masuk dari jendela dapur dengan memanjat blong plastik di samping rumah, kemudian masuk ke kamar korban dan membacoki korban dengan membabi buta.

Hal ini di benarkan Kapolsek Gebang AKP Hendri David Bintang Tobing melalui Kanit Reskrim  Gebang Iptu Mardianto yang di temui MLB.com di lokasi kejadian, Jum'at (31/5/19) pagi.

"Dari hasil pemeriksaan ,tersangka masuk dari jendela samping dapur rumah, dengan cara memanjat blonk/drum plastik, kemudian masuk kekamar korban yang berada di dapur", ucapnya Iptu Mardianto

Disinggung tentang motif pembacokan, dirinya menjelaskan," Motifnya masih kita lidik, dan saat ini kita masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi, sementara harta benda korban masih utuh, korban mengalami luka bacok di tangan kiri, kening, kepala dan punggung, dimana korban sedang menjalani perawatan di RS Adam Malik, dan pagi ini akan dilakukan tindakan operasi karena ada retak tulang di tangan dan otak", jelas Kanit Reskrim Gebang Iptu Mardianto.

Sementara itu, keterangan yang berhasil di terima wartawan dari Kepala Pengawas Kebun PT Puskopad Adi Irawan mengatakan, pelaku berjumlah satu orang dimana pelaku berbadan tinggi, menggunakan baju warna coklat dan memakai masker penutup wajah, gal ini sesuai keterangan korban saat di rumah sakit Tanjung pura sebelum di rujuk ke RS Adam Malik, ucapnya

Dari pantauan MLB.com di lokasi kejadian, terlihat kondisi lantai rumah di penuhi dengan bercak darah korban, dari kamar tidur hingga keteras rumah, sementara jejak kaki pelaku terlihat jelas di tanah belakang rumah di antara pepohonan kelapa sawit, sementara pihak keluarga korban tidak satupun yang berhasil ditenui guna di mintai keterangan. (Bud)





close