Sudah Disiram Bensin, Masjid di Kebun Lada Nyaris Dibakar OTK

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Sudah Disiram Bensin, Masjid di Kebun Lada Nyaris Dibakar OTK

Sunday, May 19, 2019



BINJAI-MLB.COM

Masjid Al-Furqon yang berada di Jalan P Kemerdekaan, Lingk V, Kel. Kebun Lada, Kec. Binjai Utara nyaris musnah terbakar setelah disiram bensin oleh OTK (Orang Tak Dikenal), Minggu (19/5) siang. Pelaku sudah keburu kabur sebelum api sempat menyala.

Informasi berhasil diperoleh, peristiwa itu terjadi sebelum masuk sholat zuhur. Dimana, saat itu petugas penjaga masjid bernama Atem mengaku curiga karena mencium aroma bensin yang sangat menyengat dari arah dalam masjid.

“Pas itu aku mau buka pintu masjid, sampai di teras kucium kok kayak ada bau bensin. Betul aja, pas pintu kubuka langsung tercium bau bensin dari dalam, posisinya pas di atas karpet sajadah untuk kita sholat,” katanya.




Penjaga Mesjid, Atem (baju koko berwarna merah) 

Tak hanya itu, Atem juga melihat benda mencurigakan lainnya di dalam masjid seperti botol berisi bensin jenis pertalit, tanda bekas tumpahan bensin di atas karpet sajadah, gagang sapu yang ujungnya berwarna kehitaman seperti sudah terbakar.

“Karpet sajadah di dalam masjid juga berlobang seperti kenak jatuhan api puntung rokok tapi ini lobangnya besar,” kata Atem.

Kejadian itu sempat disaksikan beberapa jemaah yang hendak melaksanakan sholat zuhur dan imam. Sontak, kabar tentang kejadian itu langsung menyebar hingga menjadi perbincangan warga sekitar.

“Tadi polisi pun sudah kemari sambil moto-moto dan nanyain kejadian ini,” kata Atem.



Karpet masjid yang sempat terbakar

Atem menduga kalau pelaku masuk ke dalam perkarangan masjid melalui tanah kuburan yang berada persis di samping masjid. Disana terdapat gundukan tumpukan sampah yang dijadikan tangga oleh pelaku untuk melompati pagar dinding pembatas masjid setinggi 2 meter.

“Dari samping dekat jendela itulah mungkin dia nyiramkan bensinnya terus membuang botolnya ke dalam masjid,” ucapnya.

Atem menilai pelaku sepertinya berniat ingin membakar masjid. Hal ini terlihat dari benda-benda yang ditinggalkan pelaku di dalam dan luar masjid.

“Barang buktinya itu lah ada bekas tumpahan bensin di karpet sajadah, terus gagang sapu yang ujungnya kayak sudah terbakar, terus di luar kutengok ada juga bekas pipa dan gabus atau busa,” katanya.

Selain itu, Atem juga menduga kalau pelaku sudah keburu kabur sebelum sempat melihat api sudah menyala. Mungkin karena sudah ketakutan. “Belum sempat dibakarnya kurasa dia udah langsung lari,” katanya.

Ditanya apakah mengetahui ciri-ciri pelaku, Atem mengaku belum sempat melihatnya.

“Belum sempat tau aku, karena gitu aku datang dia sudah gak ada lagi. Kalo tau aku udah habislah dia kubuat,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto saat dikonfirmasi mengaku pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.

“ Masih di lidik,” tegas Kapolres. (red)
close