Iklan

Pulang Hadiri Resepsi Pernikahan,Tiga Bersaudara Digimbali OTK

Sunday, June 16, 2019, 8:11:00 PM WIB Last Updated 2019-06-16T13:11:05Z
Atiah korban penganiayaan orang tak dikenal.(bud) 


P.Brandan.Metrolangkat.com

Nasib malang menimpa keluarga Isro Wati (49) warga Lingk III Kelurahan Sei Bilah Barat Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat.

Di mana ke tiga anaknya Sabtu (15/6/19) malam sekitar pukul 22.00 WIB menjadi korban pemukulan oleh orang tak dikenal (OTK) saat pulang dari bertamu menghadiri resepsi pernikahakan keluarga, di Dusun VI Kampung Jawa Desa Perlis Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat.

Informasi yang di rangkum Metrolangkat.com, malam itu Abdul Khatab (15) dan temannya Rafli Hidayat (15) pulang dari menghadiri resepsi pernikahan abangnya Alfin (24), saat melintas di titi besi dekat pos PLN Desa Perlis, keduanya dicegat oleh beberapa orang yang tak di kenal.
Ketiga korban avang beradik saat melapor ke Polsek Pangkalan Brandan. (budi) 

Satu diantara mereka langsung bertanya alamat dan tujuan, namun salah seorang yang tak dikenal datang dari belakang langsung memukul Abdul Khatab dan Rafli

Merasa takut dan sakit yang dialami, Rafli langsung kabur dan pulang ke lokasi pesta, guna menceritakan kejadian yang dialaminya. Sementara Abdul Khatab terus menjadi bulan-bulanan dan di pukul.

Tak lama kemudian Alfin (sipengantin) dan Wanda datang kelokasi di ikuti Atiah (22) yang tak lain kakak dari Abdul Khatab

Namun kedatangan ketiganya tidak menyelesaikan masalah, setelah adu mulut dengan orang yang melakukan pemukulan yang di taksir lebih dari 10 orang, Alfin dan Atiah juga langsung di pukul.

"Begitu dapat informasi adik saya Abdul di keroyok, saya langsung kelokasi,  sampai disana dengan keadaan gelap tanpa penerangan saya melihat adik saya di keroyok, namun saat saya mau melerai saya pun di pukul oleh mereka di bagian kepala, mata dan hidung", ucap Atiah kepada MLB.com di Polsek P.Brandan, sambil menunjukan mata kanan yang masih terlihat memar

Atas kejadian ini, Abdul mengalami lembam di kepala dan pipi, sementara Raffi mengalami sakit telinga kiri akibat di pukul, Alfin mengalami lembam di kening dan Atiah lembam di mata kanan dan hidung, dan luka memar lainnya di bagian tubuh.

Merasa tidak senang, Isro Wati (49) orang tua korban (Alfin, Atiah, Abdul Khatab) di dampingi keluarga lainnya, Minggu (16/6/19) sore mendatangi Polsek Pangkalan Brandan guna membuat pengaduan

"Sebagai orang tua,kita tidak terima anak kita diperlakukan seperti ini, kita minta hukum dapat bertindak dan menangkap para pelaku, babak belur anak saya di pukuli mereka", ucap Isro Wati orang tua korban.

Hingga berita ini di buat, ketiga korban masih menjalani pemeriksaan di Polsek P.Brandan. (Bud)



Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+
close