Pelaku Penodongan Diringkus Polsek Pangkalan Berandan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Pelaku Penodongan Diringkus Polsek Pangkalan Berandan

Wednesday, July 3, 2019


Pelaku dan barang bukti

P.Brandan-Metrolangkat.com

Tidak perlu waktu lama, Polsek Pangkalan Brandan akhirnya berhasil meringkus seorang tersangka pelaku penodongan dan menyita alat bukti yang digunakan tersangka saat melakukan aksinya.

Tersangka, Mhd Ramadani (32) seorang pria pengangguran warga Jalan Imam Bonjol, Gang Amal, Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, dimana dirinya diamankan Unit Reskrim Polsek P.Brandan, Selasa (2/7/19) malam, sekitar pukul 22.30 Wib, saat berada di salah satu rumah warga di Jalan Pelabuhan, Kelurahan Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

Informasi yang diterima Metro Langkat, dari Kapolsek P.Brandan Iptu Dahnial Saragih.SH, penangkapan tersangka berawal dari laporan korban bernama Ahmad Raja Ulasi Pohan alias Raja (33) yang bekerja sebagai Sales, warga Jalan Gatot Subroto, Gang Warga No 3, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.

Dimana dalam laporannya, korban pada malam itu Selasa (2/7/19) malam sekitar pukul 11.00 Wib, sedang duduk beristirahat di halaman Masjid Raya P.Brandan yang berada di Jalan Masjid, Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.

Tiba-tiba korban didatangi tersangka, dan langsung bertanya " Ngapain Bang", merasa sok akrab, tersangka berusaha meminjam HP korban dengan alasan ingin menghubungi temannya. Namun permintaannya di tolak oleh korban.

Merasa tak senang, kemudian tersangka memaksa mengambil HP korban dengan cara merampas sambil menodongkan senjata tajam berupa gunting ke arah korban, lalu kabur kearah belakang masjid. Korban yang merasa keberatan HP miliknya di rampas, lalu berusaha mengejar tersangka.

Namum usahanya sia-sia, dimana tersangka kembali mengancam sambil berkata " jangan macam-macam kau, ku tikam kau nanti " sambil mengarahkan gunting dengan tangannya. Merasa keselamatannya terancam, akhirnya korban membiarkan HP kesayangannya di bawa pergi.

"Atas kejadian ini, korban langsung membuat laporan ke Polsek P.Brandan, berdasarkan informasi yang kita terima dari korban dengan ciri-ciri si pelaku, anggota langsung melakukan penyelidikan disekitar lokasi dan berhasil menangkap tersangka saat sedang tidur-tiduran disalah satu rumah warga, berikut senjata tajam berupa bilah gunting yang digunakan tersangka untuk mengancam korban," ucap Kapolsek P.Brandan Iptu Dahnial Saragih.SH.

Saat ini, tersangka sudah diamankan di Mapolsek P.Brandan guna menjalani proses hukum selanjutnya. Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta. (Bud)
close