Diduga Usai Cekcok Dengan Istri, Wardianto Akhirnya Gantung Diri

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Diduga Usai Cekcok Dengan Istri, Wardianto Akhirnya Gantung Diri

Saturday, August 10, 2019


Korban saat dibaringkan di kediamannya

Pangkalan Susu-Metrolangkat.com


Seorang Pria yang bernama Wardianto (40) warga Dusun VI Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, ditemukan gantung diri di ruang tamu rumahnya, Jumat (9/8/2019) malam, sekira Pukul 23.50 Wib.

Menurut informasi yang berhasil dirangkum, sebelum ditemukan gantung diri, beberapa jam sebelumnya korban beserta Istrinya yang bernama Fitria Indah Mawarni (27) beserta 2 orang anaknya masuk ke kamar untuk tidur.

Namun sebelum tidur, korban mengajak anak pertamanya yang masih berumur 5 tahun untuk menemaninya tidur di kasur bawah, namun anaknya tidak mau dengan alasan Ayahnya jahat.

Diduga, anaknya mengatakan hal tersebut karena dalam dua hari terakhir ini ayahnya (korban-red) dan istrinya sedang cekcok dan sempat dilihat anaknya jika korban memarahi istrinya.

Tak berselang lama, korban keluar kamar untuk merokok di depan rumah dan kemudian kembali masuk ke kamar untuk tidur. Namun, sekira Pukul 23.50 Wib, Istri korban sempat terbangun dari tidur karena merasa banyak nyamuk.

Pada saat terbangun itulah Istri korban melihat Pintu kamar sudah terbuka dan lampu ruang tamu dalam kondisi menyala. Merasa curiga, Istri korban langsung keluar Kamar dan melihat korban sudah tergantung di ruang tamu dengan menggunakan Tali Body Harnes yang diikatkan dengan kain bedong bayi.

Kapolsek Pangkalan Susu AKP Slamet Riadi SH MH, saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (10/8) membenarkan adanya gantung diri tersebut.

"Saat ditemukan, korban sudah dalam posisi kaki bertekuk, dengan lutut menggantung sekira 10 Cm dari lantai," tegasnya.

Melihat Suaminya gantung diri, sambung Kapolsek, Istri korban langsung menuju rumah orangtuanya yang berada di samping untuk meminta pertolongan.

"Usai mengadukan kejadian itu, selanjutnya ayah dan Adik Istri korban langsung membuka ikatan tali dan melepaskan korban dari tali," sambung Kapolsek.

Lebih lanjut dikatakan Kapolsek, usai dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis, tidak ditemukan luka dibagian tubuh korban dan dari kemaluan korban terdapat cairan Sperma.

"Keluarga korban akhirnya bersedia membuat Surat Pernyataan tidak keberatan dan menolak untuk dilakukan Outopsi," terangnya.

Dari rumah korban, Petugas Kepolisian dari Polsek Pangkalan Susu mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) utas Tali Body Harness, 1 (satu) potong kain bedong, 1 (satu) potong celana ponggol, 1 (satu) potong baju kaos lengan panjang warna biru abu-abu dan 1 (satu) potong celana dalam warna biru bekas cairan Sperma. (sur)
close