Bejat, Ayah Kandung Paksa Putrinya Berhubungan Badan Hingga Melahirkan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Bejat, Ayah Kandung Paksa Putrinya Berhubungan Badan Hingga Melahirkan

Sunday, October 6, 2019

Langkat, Metrolangkat.com

Tragis benar nasib SL (14), warga Dusun Pujidadi Desa Sei Bamban Kecamatan Batang Serangan ini. SL mengaku dipaksa berulang kali menuruti nafsu bejad ayah kandungnya sejak kelas 6 SD hingga kelas 1 SMP. 

Akibat ulah bejad ayah kandungnya tersebut SL melahirkan bayi premature dengan cara operasi cessar, Jum’at (4/10) jam 21.00 WIB di RS Norita-Wampu.

Ulah bejad sang ayah yang tak bermoral itu pertama kali diketahui setelah kecurigaaan keluarga dari fisik yang terjadi padanya. 

Penasaran dengan perubahan itu, keluarga memanggil bidan  untuk memeriksa kondisi SL. 

Hasil pemeriksaan bidan bahwa SL telah hamil, seperti ada janin di perut SL.

Untuk memastikan apa yang sebenarnya yang ada didalam perut SL,  bidan menyarankan agar SL di USG. Keluarga SL mengambil inisiatif untuk memeriksa ke bidan yang lainnya.

Saat diperiksa dengan bidan yang kedua, hasil tes kehamilan tersebut SL dinyatakan positif hamil. Saat ditanya siapa yang menghamilinya, dihadapan bidan dan ibunya SL mengaku bahwa ayahnya lah pelakunya.

“Semalam sakit perutnya pas di rumah sakit, kata dokter ketubannya sudah kering dan posisi bayi di kandungannya dalam keadaan sungsang bang. 

Jadi dokter menyarankan untuk Cessar. Gak lama setelah proses persalinan anaknya pun meninngal,” ketus bibi SL.

Masih kata bibi SL, ayah dan ibu SL sudah tidak campur lagi karena persoalan ekonomi. 

SL hanya tinggal serumah dengan ayah dan adik laki-lakinya. Sejak itu lah korban dicabulinya berulang-ulang kali hingga dirinya hamil.

“Kata mamaknya waktu dia berusia 8 tahun juga sempat mau dicabuli ayahnya pas waktu dia mandi bang, dah ditelentangkannya pun SL pada waktu itu bang, syukurlah ketahuan mamaknya,” lanjut bibinya.

Pengakuan bibinya bahwa keluarga dari ibu SL akan melaporkan hal tersebut ke Polres Langkat. 

“Dan kemarin pun kita coba hubungi ayah kandungnya yang bejad itu, dia bilang dia gak bisa pulang karena belum ada uang, padahal kami tidak membicarakan kejadian ini sama dia bang,” beber bibi korban.

Kepada awak media, pihak rumah sakit tempat korban di rawat membenarkan bahwa SL dioperasi cessar pada Jum’at (4/10). 

“Anaknya meninggal karena air ketubannya sudah kering waktu sampai disini, posisi bayinya pun dalam keadaan sungsang bang makanya kita sarankan untuk cessar,” beber petugas yang piket. (Zar)
close