Iklan

Duh...! Dokter Jaga Puskesmas Brandan Tak Ditempat, Warga Batuk Darah Terpaksa Pulang

Tuesday, October 22, 2019, 5:29:00 PM WIB Last Updated 2019-10-22T10:29:48Z

Kepala Puskesmas P.Brandan Dr.Hj.Lisdayan


P.Brandan-MetroLangkat.com

Keluhan masyarakat tentang kinerja dan pelayanan Puskesmas P.Brandan yang berada di Jalan Sutomo.Kelurahan Brandan Timur Baru. Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, terus menjadi bahan pembicaraan di masyarakat. 

Bukan sekali, masyarakat yang berniat ingin melakukan perobatan harus kecewa, karena tidak ada dokter piket yang bisa menangani pasien secara langsung.

Seperti yang dialami Dwi Rahayu (19) warga P.Brandan, dimana pada Senin (21/10/19) malam sekitar pukul 19.30 wib, dirinya datang ke Puskesmas P. Brandan bersama anaknya IM (3) yang mengalami demam panas tinggi disertai muntah darah yang keluar dari mulut dan hidung.

Namun ketika sampai di Puskesmas P. Brandan, perawat mengatakan tidak ada dokter, sehingga dirinya mengurungkan niatnya untuk mengobati anaknya, padahal dalam keadaan itu, anaknya harus segera mendapat perawatan dan penangan medis langsung dari dokter.

"Saya datang membawa anak saya yang sakit untuk berobat, saat itu dia panas tinggi dan muntah darah, namun perawat mengatakan tidak ada dokter, jika ibu mau rawat inap,  biar di infus dan dikasih obat, karena tidak ada dokter untuk apa saya tunggu", ucap Dwi Rahayu mengaku jika anaknya langsung di bawa pulang, untuk mencari pertolongan pertama buat anaknya. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas P. Brandan Dr.Hj Lisdayani saat dikonfirmasi Metro Langkat terkait tidak adanya dokter piket sehingga pasien tidak jadi berobat, Selasa (22/10/19) siang dikantornya.

Seakan memberikan keterangan berbelit belit, bahwa saat itu dokter piket belum datang dan sedang menuju Puskesmas, dirinya juga mengatakan jika dokter piket sedang permisi pulang karena anaknya sedang sakit. 

"Saat itu Dokter piket ditelephone anaknya yang sedang sakit, jadi dia pulang lebih awal", ucap Dr. Hj Lisdayani berdalih, jika selama ini Puskesmas P. Brandan kekurangan dokter.

Disinggung tentang buruknya pelayanan Puskesmas yang dipimpinnya, dengan enteng dirinya menjawab, keadaan ini kedepannya akan dibenahi, ucapnya singkat seperti beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi terkait hal yang sama.

Dilain pihak, Mhd Sofyan Nst, salah seorang tokoh masyarakat P.Brandan, juga menyayangkan kejadian ini, dimana keberadaan Puskesmas P.Brandan selama ini dianggap tidak menjalankan fungsinya dengan baik.

"Kejadian ini bukan pertama, sudah sering pasien mengeluh karena tidak ada dokter, dan pasien terkesan di telantarkan, buruknya pelayanan baik dari segi ketiadaan dokter, perawat,  sarana dan prasarana menjadi momok negative bagi masyarakat kita.

Dengan kejadian ini, kita minta Bupati dan Kadis Kesehatan mengevaluasi kinerja Kapus, sudah berapa lama beliau menjadi Kapus, namun pelayanan yang diberikan sangat bobrok bagi masyarakat, kita minta Kapus P.Brandan untuk di copot dan di ganti", ucap Mhd Sofyan.Nst berharap pelayanan Puskesmas P. Brandan kedepannya lebih baik lagi.(bud/red)




Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+
close