Pedagang Keluhkan Banyaknya Sampah Berserakan di Pasar Baru Stabat




Stabat-metrolangkat.com


Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Hal ini seolah menjadi tontonan gratis bagi para pembeli dan penjual di Pasar Baru Stabat, Kabupaten Langkat.

Berserakannya sampah tersebut kerapkali menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang sekitar maupun orang yang melintas untuk melakukan kegiatan jual beli di pasar tersebut.

"Ya bang, seolah tidak diperhatikan kesehatan warga. Sampah itukan sumber penyakit," tutur Dewi(25) salah seorang pengunjung Pasar Baru Stabat, Rabu (2/10).

Di tempat yang sama, Herman (25) juga mengaku kecewa dengan Pemerintah Daerah karena terkesan tidak maksimal dalam bekerja (mengangkut sampah).

"Ya bang, sampah yang berserakan akibat kurang Maksimalnya Pihak terkait dalam penanganan dan pengangkutan sampah di Pajak Baru," ucap Herman, salah seorang Pedagang dengan nada kesal.

Lebih lanjut diakui Herman, sebagai pedagang, dirinya selalu memberikan Kontribusi, yaitu membayar retribusi untuk penanganan sampah sebesar Rp 3.000/hari.

"Tapi sangat lambat dalam penanganannya. Kadang berhari hari baru di angkut dan dibersihkan oleh Petugas Dinas terkait," ungkap Herman, sembari dibenarkan oleh pedagang lainnya. (Dky)

Post a Comment

Previous Post Next Post