-->

Iklan

Awas..! Anggota DPRD Ketahuan Main Proyek Pidana 20 Tahun Penjara

Rabu, 06 November 2019, 20.47.00 WIB Last Updated 2019-11-06T13:47:53Z


Langkat,metrolangkat.com

Menduduki jabatan sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mungkin menjadi impian banyak orang.

Selain dibayar dengan gaji yang sangat tinggi karena jabatannya terkadang  anggota DPRD masih "belum puas" dengan apa yang sudah didapatnya. 

Oleh karena itu tak jarang anggota dewan  kita yang terjerat kasus korupsi baik itu yang berasal dari pembayaran "fee" dari sebuah proyek ,maupun sang oknum wakil rakyat yang terlibat langsung dalam sebuah pengerjaan proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah/Negara(APBD/APBN).

Secara eksplisit Hukban Sitorus SH,yang juga sebagai advocat di Langkat menerangkan,memang tidak ada peraturan yang melarang anggota DPR/DPRD untuk menjabat sebagai Direksi dan Komisaris suatu perseroan.

Selain itu, anggota DPR/DPRD juga tidak dilarang untuk duduk sebagai pemegang saham suatu perseroan. Akan tetapi, harus diingat bahwa pekerjaan lain apapun yang juga dilakukan oleh anggota DPR/DPRD, tidak boleh ada hubungannya dengan wewenang dan tugasnya sebagai anggota DPR/DPRD,terangnya.Rabu(06/11/2019).

Dalam UU Nomor 17 Tahun 2014 Tentang MPR,DPR,DPD dan DPRD ,dilarang merangkap jabatan atau sebagai (salah satunya) pekerjaan lain yang ada hubungannya dengan wewenang dan tugas anggota DPR/DPRD serta hak sebagai anggota DPR/DPRD,tambahnya.

Selain itu menurut pria yang terkenal humanis ini,jangan main main dengan proyek,pejabat apapun jabatannya dan siapapun yang telah menerima upah yang bersumber dari APBD/APBN tidak dibolehkan mengerjakan suatu proyek,terlibat dalam proyek merupakan penyalahgunaan wewenang. Ancamannya pidana 20 tahun penjara.

Herman(36) salah satu warga Langkat berharap, agar anggota DPRD Langkat hanya bekerja memperjuangkan hak rakyat demi untuk pembangunan daerah ini dan bukan justru menjadi eksekutor dari pembangunan tersebut.

"Kasih saja proyek itu kepada ahlinya,jangan justru karena mereka anggota DPRD dan karena mereka punya jabatan, seenaknya mengintimidasi pemerintah untuk mengerjakan suatu proyek,dan semoga itu tidak terjadi. Ingat sumpah dan janjimu,"harapnya.

Nah, apakah 50 orang Anggota DPRD Kabupaten Langkat yang baru saja dilantik tidak ada yang mengerjakan proyek di daerah ini ? Tentunya hanya mereka dan Tuhanlah yang tahu.(dick/red)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+