-->

Iklan

Diduga Sarang Maksiat Dan Narkoba, DPRD Minta Cafe Duku Indah Dan Armada Ditutup

Senin, 18 November 2019, 21.46.00 WIB Last Updated 2019-11-18T14:48:25Z




Binjai-Metrolangkat.com


Beberapa lokasi hiburan malam yang beroperasi di pinggiran kota Binjai, ternyata dijadikan sebagai sarang maksiat. Dugaan ini diperkuat dengan adanya pihak pengelola hiburan malam menampilkan penari Dancer dengan mengenakan pakaian-pakian seksi.

Dari hasil amatan sepekan belakangan ini, terlihat para pengunjung Cafe Duku Indah (CDI) yang berada di Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang ini, hampir seluruh pengunjungnya warga Kota Binjai.

"Setiap even dengan memanggil Disc Joki (DJ) terbaik dari luar kota, kerap menampilkan Dancer dengan pakaian seksi," ucap Rendhy, warga kota Binjai.

Tidak hanya itu saja, dugaan maraknya peredaran narkoba juga ada di Cafe tersebut. Beberapa pengunjung mengatakan kalau dirinya kerap membeli narkoba (ekstasi) dari dalam lokasi Cafe CDI.

"Kalau mau mengkonsumsi ekstasi, tinggal pesan sama Waiter (pelayan-red), dan hargannya Rp230 ribu/perbutir," ucap seorang pengunjung yang enggan menyebutkan namanya.

Selain CDI, juga tedapat Cafe Armada yang sangat meresakan warga kota Binjai. Cafe yang berada di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Binjai Selatan ini berkedok sebagai cafe tuak. Cafe yang satu ini berbeda dengan cafe tuak lainnya. Dengan menggunakan penguat suara, cafe ini selalu memutar musik Disco hingga beroperasi pagi/Dinihari.

Selain menyajikan minuman tuak, cafe Armada ini juga diduga sebagai sarang narkoba dan tempat maksiat. Cafe Armada terdapat beberapa ruang (kamar), yang disinyalir sebagai tempat maksiat.

"Kami mau cafe tuak itu di tutup, suara musiknya sangat menganggu istirahat kami," kesal warga.

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Kota Binjai Syarif Sitepu, angkat bicara. Dirinya mendesak kepada Kasat narkoba dan BNNK kota Binjai, untuk segera melakukan dan menindak lokasi tersebut.

Sedangkan cafe armada yang diduga dijadikan sarang maksiat, dirinya meminta kepada Satpol PP untuk menertibkan lokasi itu.

Politisi dari Partai PDI Perjuangan ini juga menghimbau kepada masyarakat khususnya kota Binjai, agar tidak mengunjungu lokasi-lokasi itu.

"Saya berharap kepada waga Binjai agar tidak menggunakan narkoba karena dapat merusak hidup kita," kata Syarif. (red)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+