-->

Iklan

Kinerja Polsek Brandan Lambat, Waket DPRD Langkat Ralin S : Kapolres Harus Tindak Anggotanya

Rabu, 13 November 2019, 17.28.00 WIB Last Updated 2019-11-13T10:28:16Z


Langkat, Metrolangkat.com

Keluhan warga atas kurang responya pihak Polsek Pangkalan Brandan, Polres Langkat,dalam menangani laporan pengaduan warga atas kehilangan harta benda usai digasak maling, menarik simpatik Wakil Ketua DPRD Langkat, Ralin Sinulingga.

Politisi asal partai PDI Perjuangaan ini menyayangkan sikap Kepolisian Polsek Pangkalan Brandan yang terkesan lamban mengambil tindakan.

Padahal,bila jajaran Polsek Brandan cepat bertindak dengan melakukan penyelidikan dipastikan para pelaku yang diduga masih warga disekitaran dapat ditangkap dan kasus ini menjadi terang.

" Sering kali kita mendengar Polisi mengatakan kepada pelapor atau korban kalau ada perkembangan atau apapun segera menghubungi mereka, padahal untuk mengungkap suatu kasus atau meringkus pelaku kejahatan itukan memang kerjanya Polisi

Janganlah masyarakat sudah kehilangan harta benda menjadi korban ditambah lagi bebannya.

Polisi itu memang dilatih untuk menangkap penjahat. Jadi jangan suruh masyarakat lagi yang mengejar dan menangkapnya.

Oleh karena itu saya yakin kepada bapak Kapolres Langkat AKBP Dodi Hermawan, pasti akan memberikan arahan yang baik kepada anak buahnya khususnya Polsek Pangkalan Brandan. " Ujar Ralin.

Dan harapan kita kasus pencurian ini bisa menjadi atensi untuk diungkap, sebab ada beberapa kasus pencurian yang terjadi namun tidak dilaporkan warga dengan alasan bila melapor tidak akan direspon.

Terbukti dengan laporan pengaduan warga atas nama Aswin Efendi yang berharap laporannya segera diproses namun kurang mendapat respon Polisi sektor Brandan.

Sekedar menyegarkan ingatan, kasus pencurian dimaksud  terjadi di kawasan Perumahan Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Rabu (2/11/19) siang sekitar pukul 13.00 wib.

Akibat kejadian ini, barang-barang beharga dan barang elektronik yang berada di dalam rumah raib diambil maling, dengan kerugian ditaksir mencaai Rp 20 juta.



Merasa dirugikan, korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek P.Brandan dengan  Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPL) nomor STPL 94/XI/2019/SU/LKT/SEK-PKL.BRANDAN,Tgl 02 September 2019.(red) 
Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+