-->

Iklan

Presiden Jokowi Tanggapi Laporan Masyarakat Terkait Pencemaran PLTU P.Susu

Sabtu, 09 November 2019, 16.15.00 WIB Last Updated 2019-11-09T09:15:53Z




Surat Presiden Jokowi melaui Kemensesneg

P. Susu-Metrolangkat.com


Perjuangan masyarakat P.Susu dalam mencari keadilan atas pencemaran lingkungan akibat aktifitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumatera Utara 2 x 200 MW Tanjung Pasir, Desa Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, sedikit mendapat angin segar.

Pasalnya, laporan masyarakat yang ditujukan langsung ke Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo, melalui surat resmi pengurus Rukun Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Desa Sei Siur, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, dengan nomor 05/HNSI/DS/SS/PS/IX/2019, tgl 23 September 2019, ditindaklanjuti Presisen Jokowidodo melalui Kementerian Sekretaris Negara RI, dimana Kemensesneg mengeluarkan surat resmi dengan nomor:B-151/Kemensesneg/D-2/SR.00/10/2019 tanggal 17 Oktober 2019, yang ditandatangani oleh Deputi Bidang Hubungan Kelembagaan dan Kemasyarakatan Dadan Wildan.




Beberapa tongkang batu bara PLTU P. Susu antri di laut

Dalam surat itu ditujukan kepada:
1-Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
2-Direktur Jenderal Ketenaga listrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Dimana isi surat tersebut, guna meninjau langsung kegiatan operasional PLTU Tanjung Pasir, Kecamatan P.Susu, Kabupaten Langkat-Sumut, khususnya kegiatan pembongkaran Batubara yang dinilai telah menimbulkan pencemaran, yang tidak hanya berpotensi merusak biota laut, namun juga mengancam kelangsungan hidup nelayan.

"Sebagai masyarakat nelayan, laut adalah sumber mata pencarian, jika laut tercemar sudah pasti biota laut juga ikut punah, dan kelangsungan hidup nelayan terancam, kita  minta Bapak Presiden Jokowi melalui Kementerian dan lembaga lainnya untuk turun dan melakukan sidak ke PLTU P.Susu," ucap Ridwan Syah Putra, selaku Ketua Rumpun Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Desa Sei Siur Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat.




Beberapa tongkang batu bara PLTU P. Susu antri di laut

Dari informasi yang kita terima, lanjutnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, tanggal 11-13 Nopember 2019 nanti, akan melakukan kunjungan lapangan guna melakukan peninjauan kegiatan operasional PLTU P.Susu, sesuai surat Presiden Jokowi melalui Kemensesneg.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang sudah menanggapi laporan masyarakat, melalui surat yang dikirim olehnya, semoga Kementerian Lingkungan Hidup serta Kementerian dan Dinas lainnya, dapat bekerja sebaik mungkin, demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

"Terima kasih kepada Presiden RI Bapak Jokowi dan Kemensesneg yang sudah merespon aduan masyarakat,  kekhawatiran masyarakat nelayan bukan tanpa alasan, karena ini menyangkut pencemaran lingkungan dan kelangsungan hidup para nelayan,' ucap 
Ridwan diamini masyarakat nelayan lainnya. (Bud)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+