-->

Iklan

Tanah Seribu Dicanangkan Menjadi Kelurahan "BERSINAR"

Jumat, 22 November 2019, 16.59.00 WIB Last Updated 2019-11-22T09:59:31Z




Binjai-Metrolangkat.com


Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai mencanangkan Kelurahan Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan, sebagai kelurahan bersih narkoba (BERSINAR).

Pencanagan BERSINAR dilakukan di Lapangan Torpedo Kelurahan Tanah Seribu, Jumat (22/11), dihadiri BNN Provinsi Sumatera Utara, Kombes Pol Sampana Sitepu, Sekretaris Daerah Binjai M Mahfullah P Daulay, Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Danyon A Brimob diwakili Pasi Ops Wayan Pimpinan Forkopimda Binjai.

Kepala BNNK Binjai, AKBP Suprayogi mengatakan, pemberantasan narkoba di Kota Binjai merupakan tanggungjawab semua pihak untuk peduli dengan daerahnya masing-masing.

"Saya berharap kita dapat bersinergi bersama memberantas peredaran narkoba di Kota Binjai. Pemberantasan narkoba bukan hanya tanggungjawab BNN, namun menjadi tanggung jawab kita semua," ujarnya.

Dikatakannya, BNNK Binjai siap membantu masyarakat untuk memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan mengingatkan agar masyarakat melaporkan kalau di daerahnya ada peredaran narkoba.

"Terimakasih kepada Pemko Binjai yang telah sangat peduli mendukung, serta telah  menyediaan satu ruangan konseling di masing-masing kelurahan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Binjai M Mahfullah P Daulay, berharap agar peredaran narkoba di Kota Binjai dapat diminimalisir seminim mungkin. Pemerintah Kota Binjai sudah mencetuskan program Catin (Calon Pengantin) yang mana setiap calon pengantin harus melalui beberapa fase tahapan wajib mengikuti tes narkoba yang sudah berjalan selama 3 tahun.

"Binjai ini merupakan kota perlintasan dari berbagai daerah, sehingga tidak menutup kemungkinan penyebaran narkoba. Mari kita bersama bertekad bersatu memberantas penyebaran dan penggunan narkoba," pintanya.

Sementara itu, Kombes pol Sempana Sitepu dari BNN Provinsi, mengatakan masalah penyalahgunaan narkoba tengah dihadapi semua Bangsa di Dunia.

"Angka pengguna narkoba dikalangan Pelajar dan Mahasiswa 3,2 persen dan dikalangan pekerja 2,1 persen, berdasarkan data Indonesia Drugs Report," jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan Sempana Sitepu, Sumut merupakan kasus terbanyak di Indonesia terkait narkoba, penyalahgunaan terhadap narkotika tentunya menyebabkan kerugian, baik kesehatan, kriminalitas, mulai dari terjangkit berbagai penyakit dan kematian.

"Berbagai upaya telah dilakukan BNN terkait  program pencegahan dan pemberantasan. Pencegahan narkoba dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Salah satu program BNN tahun 2019 yakni menjalankan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan diharapkan semua instansi dan masyarakat ikut terlibat," harapnya. (red)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+