Iklan

Rabu, 25 Desember 2019, 11.40.00 WIB
Last Updated 2019-12-25T04:40:46Z
Kabar Asahan

Antisipasi Kerawanan Perayaan Natal dan Tahun Baru, Bupati Asahan Pantau Kesiapan Pos PAM

Berita Viral




Asahan-Metrolangkat.com


Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru 2020, Bupati Asahan H. Surya, bersama Kapolres serta Dandim 0208 AS, mengunjungi beberapa pos pengamanan dan gereja yang ada di wilayah hukum Kabupaten Asahan.

"Pemantauan dan pengecekan yang kita lakukan di beberapa rumah ibadah gereja dan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020 di Kabupaten Asahan untuk melihat secara langsung kesiapan pos pengamanan yang berada disejumlah titik Jalinsum maupun gereja dalam menghadapi  perayaan Natal dan Tahun Baru 2020," kata Bupati Asahan, Selasa (24/12) malam.

Selain itu, kata Bupati, pemantauan yang dilakukan bersama Kapolres dan Dandim 0208 AS adalah sebagai langkah upaya untuk mengantisipasi adanya terjadi potensi kerawanan gangguan Kamtibmas saat perayaan Natal.

"Syukur Alhamdulillah. Kami pastikan semua wilayah di Kabupaten Asahan saat ini dalam keadaan kondisi yang aman terkendali, kondusif, tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata H. Surya





Lebih lanjut Surya menyampaikan, adapun beberapa rumah ibadah umat Kristiani yang dikunjunginya bersama Kapolres dan Dandim 0208/AS, yaitu Gereja HKBP Jalan Sisingamangaraja, GKI Sumut Kisaran Jalan H. Misbah, Gereja HKI, GBKP, Gereja Katholik Sakramen Maha Kudus dan Gereja Methodist Indonesia Maranaka.

Oleh karena itu, H. Surya berharap agar masyarakat khususnya umat Kristiani yang akan merayakan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 tidak perlu risau dan khawatir. Jalankanlah dan lakukanlah ibadah dengan baik dan tetap fokus.

Sedangkan bagi penganut agama lainnya, H Surya  meminta agar dapat saling menghargai dan menghormati saudara kita yang sedang menjalani ibadah Natal.

"Saya yakin dengan beragam multi etnis dan multi agama yang ada di Kabupaten Asahan, kita dapat saling menjaga dan saling menghormati satu sama lainnya. Maka untuk itu, marilah Kita untuk wajib menghormati mereka atau saudara Kita yang sedang melaksanakan ajaran agamanya dalam suasana yang damai," pinta Bupati.

Sementara itu, Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, SIK, MH dalam penjelasannya mengatakan bahwa  pengecekan keamanan gereja dan kesiapan pos pengamanan disejumlah tempat, bersamaan dengan digelarnya "Operasi Lilin Toba 2019".

"Operasi Lilin yang kita laksanakan sesuai dengan amanat dari instruksi Kapolri yang mengamanatkan agar sejak  tanggal 23 Desember hingga 1 Januari 2020 mendatang dilakukan Operasi Lilin," tegas AKBP Faisal.

Selanjutnya, Faisal mengatakan bahwa kegiatan Operasi Lilin Toba dilaksanakan untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan dan gangguan Kamtibmas. Maka untuk itu, Operasi Lilin difokuskan pada sejumlah gereja.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres Asahan, hal ini kita lakukan untuk memastikan ibadah atau perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang,  dalam keadaan aman serta berjalan lancar.

"Sebenarnya kami telah memulai penjagaan keamanan ini, sudah dua minggu lalu. Kami berkoordinasi dengan pengurus gereja-gereja yang ada di Kabupaten Asahan. Kami telah mengerahkan personel Polisi dan TNI di 41 Gereja yang ada di Kabupaten Asahan yang siap siaga menjaga gereja 1 x 24 jam. Persomil yang kami kerahkan terdiri dari tim Gegana dari Brimob  berseragam dan bersenjata lengkap," kata AKBP Faisal.

AKBP Faisal juga menjelaskan bahwa untuk memberikan kenyamanan Natal dan Tahun Baru, Pihak kepolisian bekerjasama dengan Dinas Perhubungan telah mendirikan Pos pengamanan (Pospam) di beberapa ruas titik lokasi di Wilayah Kabupaten Asahan.

"Artinya pos-pos pengamanan perayaan Natal yang  dibuat tersebut untuk membantu lancarnya arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan akibat jalur lalulintas padat oleh kendaraan. Intinya  Pospam didirikan juga untuk membantu masyarakat yang melintas di Kabupaten Asahan guna  beristirahat maupun melepaskan lelah dan rasa penat," jelas Kapolres Asahan.

Untuk membuat suasana aman dan nyaman, sambung Kapolres, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat dan umat Kristiani yang merayakan Natal dan Tahun Baru, supaya tidak membawa tas berukuran besar saat beribadah dan merayakan Natal.

"Himbauan Kapolri ini, Kami sampaikan supaya tidak ada hal yang mencurigakan, karena Kami meyakini tidak hanya umat yang ada di Kabupaten Asahan yang datang merayakan ibadah Natal disini, akan tetapi warga dari luar daerah akan melakukan perjalanan ke Kabupaten Asahan atau mampir beribadah," beber Kapolres.

Tim pemantau perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 yang turun antara lain Bupati Asahan H. Surya, Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu, SIK MH, Dandim 0208/AS Letkol Inf. Sri Marantika, Sekdakab Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi serta beberapa OPD.
(Dep)