Iklan

Senin, 23 Desember 2019, 00.12.00 WIB
Last Updated 2019-12-22T17:12:42Z
Berita Hari Ini

Beberapa Rumah Menjadi Korban Banjir Bandang Dan Longsor Di Kabupaten Agam

Berita Viral



Agam-Metrolangkat.com


Akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir ini, berakibat pada banjir bandang dan tanah longsor dibeberapa titik yang ada di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Minggu (22/12)

Berdasarkan laporan yang diterima redaksi, adapun daerah yang terdampak banjir bandang dan longsor berada di Jorong Pantas Ngari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung RayaTanjung.

Akibat dampak yang ditimbulkan tersebut, 3 rumah warga tergenang banjir, yaitu milik :

Zuraida (77) jumlah Anggota Keluarga 3 orang (Pasutri dan cucu)

Edy (39) jumlah anggota keluarga 2 orang

Sari (22) jumlah anggota keluarga 3 Orang (Pasutri dan 1 anak)

Tidak hanya itu, bangunan Kantor Wali Nagari Tanjung Sani, juga ikut terdampak banjir bandang tersebut. Sedangkan material banjir bandang menhambat akses, namun masih bisa dilewati Kendaraan roda 2 (Sepeda Motor).




Didaerah lainnya, yaitu di Jorong Sigiran Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, juga terdampak banjir bandang. Sedikitnya 1 unit rumah warga yang diketahui milik Suhaimi Zulfa (85). Sedangkan jumlah anggota keluarga sebanyak 5 orang ( Pasutri, Anak, Ibu dan Bapak).

Bahkan, 1 unit Kantor Jorong Sigiran Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, juga tak luput dari derasnya banjir bandang. Material lumpur juga menggenangi jalan sepanjang lebih kurang 40 Meter, dan juga lapangan olahraga Bola volly.

Didaerah lainnya, seperti di Jorong Sungai Tampang Nagari  Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, beberapa pohon bertumbangan serta terimbas pada material tanah longsor.

Akibatnya, lalu lintas jalan terhambat dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Guna menanggulangi korban akibat bencana banjir bandang dan longsor, Pemerintah setempat terus berkoordinasi dengan pihak Nagari dan Kecamatan.

Alat berat pun diturunkan ke lokasi untuk membersihkan material. Tidak hanya itu, Dinas terkait juga turun langsung kelapangan guna melakukan penanganan dan Asesmen data. Sedangkan warga yang rumahnya terdampak banjir, ditempatkan ke daerah yang lebih aman.

Informasi yang berhasil dirangkum, hari ini juga terjadi lagi longsor susulan yang mengakibatkan putusnya akses jalan di jorong Muko Nagari Tanjung Sani, dengan ketinggian berkisar 150 Meter. Dinas terkait seperti BPBD, juga tampak sudah di lokasi guna melakukan evakuasi. (red)