Iklan

Senin, 30 Desember 2019, 22.32.00 WIB
Last Updated 2019-12-30T15:32:37Z
Berita Hari Ini

Diduga Lalai, Besi Dari Atas Crane Proyek Jembatan Wampu Menimpa Seorang Anak

Berita Viral


Korban saat dirawat di Rumah Sakit


Stabat-metrolangkat.com


Naas, saat bermain pasir dengan temannya, seorang anak perempuan terhempas potongan besi dari atas crane proyek jembatan Wampu. Akibatnya, kepala sebelah kiri korban terkoyak dan pendarahan hebat, Senin(30/12) petang, sekira Pukul 17.20 Wib.

Kejadian tersebut terjadi tepat di belakang rumah korban, atau hanya berjarak 5-10 meter dari lokasi proyek pengerjaan jembatan Wampu yang berada di Jalan KH Zainul Arifin, Lingkungan IV, Kelurahan Stabat Baru, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

Korban yang diketahui berinisial DS (10) saat ini sedang berada di ruangan UGD rumah sakit Putri Bidadari Wampu.

Beruntung, pihak keluarga korban dan pengawas proyek segera melakukan pertolongan dengan membawa korban ke Rumah Sakit Putri Bidadari Wampu.



Proyek pembangunan jembatan

Saat kejadian, Nur ainun (60) yang merupakan nenek korban mengatakan kepada awak media, jika sebelumnya cucunya sedang bermain pasir dengan temannya.

"Tak berselang lama saat Crane mengangkat besi, tiba tiba kepala korban kejatuhan potongan besi dari atas sehingga terjadi pendarahan hebat di kepalanya," tutur Nenek Korban.

Saat didatangi ke Rumah Sakit, Ramadhan (29) ayah korban, terlihat lemas sembari menuturkan jika saat kejadian tersebut, ia sedang tidak berada di rumah karena bekerja sebagai mekanik elektronika di seputaran Stabat.

Alhamdulillah bang, pihak Perusahaan pelaksana proyek berjanji akan bertanggung jawab penuh atas segala perobatan anak saya sampai sembuh selama di rawat di rumah sakit," ucap sang Ayah.

Ditempat yang sama, Ginting (36) pengawas proyek Jembatan Wampu dari PT Nur Ihsan Minasamulia, yang berkedudukan di Tangerang mengatakan, atas nama Perusahaan akan bertanggung jawab penuh dengan biaya perobatan dan perawatan korban selama di Rumah Sakit.

Selanjutnya, lanjut Ginting, kelalaian ini akan menjadi pelajaran buat kami tim pelaksana proyek agar lebih berhati hati, mengingat lokasi proyek yang sangat dekat dengan permukiman warga. (Dky)