Iklan

Sabtu, 28 Desember 2019, 09.02.00 WIB
Last Updated 2019-12-28T02:02:18Z
Berita Hari Ini

Donny Setha Minta Kapolres Langkat Segera Proses Kasus Pencurian Kabel Tembaga PLTU P. Susu

Berita Viral



Donny Setha (foto net) 

Langkat-metrolangkat.com


Bukti video dan foto pencurian kawat tembaga di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu, yang diduga dilakukan oleh oknum pekerja asing asal RRC, membuat gerah beberapa mantan pekerja lokal yang terkena dampak pemecatan.

Pasalnya, meski sudah ada bukti, pekerja asing tersebut terlihat masih berkeliaran dan bekerja di salah satu perusahaan BUMN tersebut.

Sabena (34) merupakan salah satu pekerja yang menjadi korban pemecatan terkait masalah pencurian kabel tembaga tersebut, Jumat (27/12) kemarin.

Menurut pengakuan Sabena, terlihat jelas dari foto dan rekaman video yang beredar bahwa bukan kami yang melakukan pencurian tersebut. Bahkan terlihat kabel tembaga disembunyikan dalam Kap Mobil oleh pelaku.

"Lalu kenapa pelaku yang diduga mencuri tidak dipecat. Ada apa ini," ucap Sabena dengan nada kesal dan penuh tanda tanya.

Diakui Sabena, tidak sedikit kerugian perusahaan akibat dari pencurian yang dilakukan oleh pelaku. Namun, mengapa terduga pelakunya masih berkeliaran dan terus dipelihara oleh Pihak Perusahaan.

"Tidak menutup kemungkinan banyak oknum (orang dalam-red) yang terlibat dalam masalah ini," gerutunya.

Atas kejadian tersebut, Sabena dan rekan rekannya berharap agar pihak Perusahaan bersama Wakil rakyat dan Instansi terkait, dapat mengungkap masalah pencurian tersebut.

“Biar gak merajarela orang asing berbuat sesuka hatinya di Negara kita ini. Sudahlah pendatang, sesuka hatinya pula mereka disini," ungkap Sabena dengan nada emosi.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Langkat, Donny Setha ST. MH, saat dikonfirmasi awak media ini, Sabtu (28/12) mengakui jika dirinya sudah menerima laporan masyarakat terkait masalah itu.

Untuk itu, sebagai wakil rakyat, Donny Setha meminta kepada aparat penegak hukum agar segera memprosesnya.

"Saya minta kepada Kapolres Langkat untuk segera memproses masalah pencurian kabel tembaga itu dan meminta kepada pihak Perusahaan untuk mempekerjakan kembali warga yang terkena pemecatan akibat masalah tersebut," tegasnya. (Dky)