Iklan

Senin, 23 Desember 2019, 20.11.00 WIB
Last Updated 2019-12-23T13:11:12Z
Berita Hari Ini

Penertiban Ternak Babi Di Hamparan Perak Berlangsung Ricuh

Berita Viral




HamparanPerak-Metrolangkat.com


Hari ini, Senin (23/12) Pihak Kecamatan Hamparan perak, Satpol PP, Dinas perijinan, anggota DPRD Deli Serdang, beserta unsur Desa Tandem Hilir I, melakukan penertiban ijin peternakan Babi di dusun VII Desa Tandem Hilir I Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Hal tersebut berdasarkan Surat Penertiban Peternakan Babi dari Sekda dibawah perintah Bupati Kabupaten Deli Serdang karena adanya isu Nasional, yakni Virus Hog Cholera pada Babi di Sumatera Utara, beserta  berbagai keluhan masyarakat sekitar peternakan Babi yang berada di Desa Tandem Hilir I Kecamatan Hamparan Perak.

Namun sangat disayangkan, ulah oknum preman yang diduga suruhan si pemilik ternak Babi, yang disebut sebut bernama Ahua, menghalangi jalannya penertiban, sehingga mengalami aksi perlawanan dari pihak oknum preman tersebut.

Camat Hamparan Perak, Amos Karo Karo, dalam kejadian tersebut mengalami dorongan dan mengakibatkan lepasnya lambang kebanggaan pejabat Pemerintahan beserta kelengkapan pakaian Dinas lainnya.

Tidak hanya itu, baik pejabat Kecamatan, Dinas perijinan, Kasatpol PP, salah satu anggota DPRD, beserta awak media yang meliput, mengalami aksi penyekapan berupa dikuncinya gerbang keluar.

Seorang Supir Pick Up yang hendak mengangkat Babi ternak ke atas mobil mengatakan kepada awak media jika dirinya mengalami ancaman pengrusakan mobil dari sejumlah oknum preman tersebut.

Atas kejadian tersebut, Camat dan salah satu Anggota DPRD M Adami Sulaiman dari fraksi PPP Kabupaten Deli Serdang, membuat laporan ke pihak Satreskrim Polres Binjai.

Sebelumnya, apel penertiban di ikuti berbagai unsur Petugas Kecamatan, Dinas terkait Deli Serdang, Desa Tandem hilir I, Babinsa, serta salah satu Petugas Polsek Tandem hilir, meski Heri selaku Kades berhalangan hadir mengikuti apel di depan kantor desa Tandem Hilir I.

Pada saat penertiban di rumah ternak Babi, Petugas Babinsa tidak terlihat. Beruntung, ada Petugas Kepolisian yang turut ikut menjaga kekondusifan dari Penertiban Ijin ternak babi tersebut.

Belakangan, setelah terjadinya perlawanan dari sejumlah oknum Preman tersebut, Petugas Babinsa dan Kepolisan baru turut  hadir ke lokasi beserta Kapolsek Tandem Hilir. (Dky)