Iklan

Senin, 30 Desember 2019, 16.27.00 WIB
Last Updated 2019-12-30T09:27:48Z
Berita Hari Ini

Pengusaha Permainan Geruduk Kantor Satpol PP, Otto Harianto : Malam Tahun Baru Digelar Car Free Night

Berita Viral




Binjai-Metrolangkat.com


Belasan orang Pengusaha permainan yang biasanya beroperasi di Lapangan Merdeka Binjai, menggeruduk Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Binjai, yang beralamat di Jalan Jambi, Kecamatan Binjai Selatan, Senin (30/12) Siang.

Kedatangan para Pengusaha permainan seperti Mobil Gowes, Odong Odong, maupun permainan lainnya, guna melakukan protes terhadap kebijakan Satpol PP, yang melarang mereka untuk beroperasi pada malam tahun baru 2020, tepatnya besok malam.

Salah seorang Pengusaha yang mengaku bernama Kaban, saat dikonfirmasi awak media mengatakan, aksi protes tersebut dilakukan karena selama ini mereka sudah mentaati peraturan yang ada, yaitu dengan menggelar permainannya sebanyak 3 kali dalam waktu Satu Minggu.

"Selama ini kami sudah mentaati peraturan yang ada. Namun mengapa pada saat malam Tahun Baru ini, kami tidak diperbolehkan beroperasi," ungkap Kaban.

Sebagai salah seorang pengusaha permainan, ungkap Kaban, malam pergantian tahun merupakan momen bagi mereka untuk mencari tambahan penghasilan.

Namun, permintaan mereka tidak diterima oleh Satpol PP Binjai. Hal itu dikarenakan akan ada kegiatan pada malam pergantian tahun tersebut.

"Karena akan ada kegiatan di malam pergantian tahun," ucap Arif Sihotang, Kasi Penertiban Satpol PP Binjai, saat menemui para pengusaha mainan di halaman kantornya.

Terpisah, Kepala Satpol PP Kota Binjai Otto Harianto, saat dikonfirmasi awak media membenarkan jika Permainan dilarang pada malam pergantian baru ini.

"Kita memang tidak mengijinkannya karena malam tahun baru ini akan ada Car Free Night (malam bebas kendaraan bermotor-red) di seputaran lapangan Merdeka Binjai," beber Otto.

Mantan Asisten l di Pemerintahan Kota (Pemko) Binjai juga menegaskan, selama ini para Pengusaha sudah mensepakati jika beroperasi hanya 3 kali dalam Satu Minggu.

"Ya, 3 kali dalam seminggu diijinkan untuk beroperasi, yaitu hari Rabu, Sabtu dan Minggu. Mulai Sore sampai malam hari," tegas Otto Harianto mengahiri pembicaraannya. (red)