Iklan

Selasa, 24 Desember 2019, 11.39.00 WIB
Last Updated 2019-12-24T04:39:37Z
Partai Politik

Pilkada 2020, DPD PKS Binjai Gelar Presentasi Dan Dialog Balon Walikota Dan Wakil

Berita Viral



Binjai-Metrolangkat.com


Usai menutup Pendaftaran untuk penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai pada Pilkada 2020 mendatang, kini Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kota Binjai menggelar tahapan selanjutnya.

Adalah, Presentasi dan Dialog Tim Pemenangan Pemilu Daerah (TPPD) bersama Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Binjai 2020, yang digelar oleh DPD PKS Kota Binjai selama 2 hari (22 - 23 Desember 2019) di Pondok Punakawan, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat.

Dalam tahapan Presentasi dan Dialog yang digelar selama 2 hari tersebut, setidaknya ada 6 nama dinyatakan ikut, dan selanjutnya akan disaring lagi menjadi 4 nama Bakal Calon yang nantinya akan dikirim ke DPW PKS Sumatera Utara.

"Kita hanya akan mengirim 4 nama Bacalon ke DPW Provinsi Sumut. Nantinya akan dimusyawarahkan kembali untuk selanjutnya dikirim ke DPP," ucap Ketua TPPD, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPD PKS Kota Binjai, Muhty Ardiansyah S.Pd, saat menggelar Konfrensi Pers di Pondok Punakawan Binjai, Senin (23/12) malam, sekira Pukul 22.30 Wib.

Adapun ke-enam nama yang dimaksud, ungkap Muhty, yaitu Lisa Andriani Lubis, Sampe Tuah Ginting, Dejon Sembiring, Juliadi, Sapta Bangun dan Suheldi.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua Umum DPD PKS Kota Binjai, Drs Suharjo Mulyono, kembali menegaskan jika para Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Binjai yang tidak hadir pada tahapan Presentasi dan Dialog TPPD, maka akan di Diskualifikasi.

"Benar, ada 6 orang yang mengikuti tahapan ini (Presentasi dan Dialog-red). Untuk yang tidak hadir dikarenakan sesuatu hal, maka akan di Diskualifikasi," beber Drs Suharjo Mulyono.

Lebih lanjut dikatakan Ustadz Suharjo (panggilan akrab Drs Suharjo Mulyono) dalam tahapan sebelumnya, setidaknya ada 1 orang yang belum mengembalikan formulir. Pun begitu, terakhir Bacalon tersebut menyatakan jika beberapa syarat yang ditentukan masih dalam proses.

"Ada satu orang yang sebelumnya belum mengembalikan formulir, yaitu atas nama Suheldi. Insya Allah nantinya bisa diikutkan pada gelombang kedua, karena persyaratannya sudah dilengkapi semua," ujar Ustadz Suharjo, sembari menegaskan untuk gelombang kedua, waktunya nanti akan dikembalikan kepada Bacalon.

Lebih lanjut dikatakan Pria yang sebelumnya pernah duduk di Legislatif Kota Binjai ini, untuk beberapa Bacalon yang ikut mendaftar, namun tidak mengikuti Presentasi dan Dialog setidaknya ada 3 orang.

"Yaitu Norman Dani, Irham ST dan HM Sajali," ucapnya, seraya menegaskan jika nama nama tersebut akhirnya di Diskualifikasi.

Diketahui, terhitung mulai hari pertama pendaftaran, yaitu 2 Desember hingga penutupan 12 Desember 2019 lalu, 10 Bacalon dinyatakan sudah mengambil formulir pendaftaran ke DPD PKS Kota Binjai.

Adapun ke 10 Bacalon yang dimaksud adalah :

1. H. Sampe Tuah
2. Ust. Abdul Aziz
3. H.M Sajali
4. Dejon. S
5. Juliadi, S.Pd, MM
6. Norman Dani
7. Irham, ST
8. Lisa Adriani
9. Suheldi
10. H. Sapta Bangun, SE.

Hadir dalam Konfrensi Pers tersebut, Muhty Ardiyansyah, S.Pd (ketum), Drs. Suharjo Mulyono (waketum), Abdur Rahman SH (Sekum), Akhmad Taib Lubis SE (bendum), Hairil Anwar, S.Pd.I (ketua fraksi), H Marasonang Lubis S.Sos (angggota Dewan), Hariadi, S.Pd (Kabid Humas), serta Richi Tioman Sitorus (Sekretaris Kaderisasi). (red)