Iklan

Protes Rumah Kos Kosan, Puluhan Ibu Perwiritan Geruduk Kantor Lurah

Wednesday, December 4, 2019, 3:55:00 PM WIB Last Updated 2019-12-04T08:55:41Z




Binjai-Metrolangkat.com


Puluhan Ibu Ibu yang tergabung dalam Perwiritan, mendatangi Kantor Lurah Timbang Langkat, yang berada di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Binjai Timur, Rabu (4/12) Siang.

Kedatangan mereka guna menyampaikan ketidakpuasannya tentang isi surat perjanjian yang dibuat 2 hari yang lalu, terkait adanya rumah Kos Kosan yang beralamat di Jalan Perintis, Lingkungan IX Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur.





Disambut oleh Lurah Timbang Langkat, Amrun Wibowo S. Sos, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepling IX Timbang Langkat, para Ibu Ibu yang berjumlah kurang lebih 29 orang ini diterima di Aula Kantor Lurah Timbang Langkat.

Menurut para Ibu Ibu tersebut, selain meresahkan warga karena para penghuninya yang mayoritas wanita kerap berpakaian minim dan banyaknya Sepeda Motor keluar masuk saat tengah malam, serta suara musik yang keras, rumah Kos Kosan tersebut juga disinyalir dibangun tepat dilahan Eks HGU PTPN 2.

"Kami minta agar Kos Kosan itu segera ditutup," ucap salah seorang Ibu Perwiritan yang enggan menyebutkan namanya.

Tak hanya itu, para Ibu Ibu ini juga mengatakan, rumah Kos Kosan yang berjumlah 7 kamar tersebut, 80 Persen penghuninya adalah wanita pekerja malam di Cafe, sedangkan 20 Persen lagi dihuni oleh para Pria yang sebagian bekerja di Binjai Super Mall (BSM).





Terkait Protes warga, Lurah Timbang Langkat, Amrun Wibowo, memberikan tanggapannya. Menurutnya, Pihaknya tidak bisa menutup rumah Kos Kosan yang berada tidak jauh dari Kantor Camat Binjai Timur itu, jika tidak ada bukti yang akurat.

"Kalau menutup tanpa alasan, tentunya kami tidak bisa. Untuk itu, harus ada bukti yang jelas seperti foto atau Video yang melanggar perbuatan asusila," ucap Amrun Wibowo.

Ditempat yang sama, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Timbang Langkat yang juga ikut hadir dalam pertemuan itu, mempersilahkan para Ibu Ibu Perwiritan untuk menggerebek rumah Kos Kosan tersebut, asal tidak melanggar hukum.

"Kalau Ibu Ibu mau melakukan penggerebekan, saya tidak melarang, asal jangan melanggar hukum seperti melakukan kekerasan dengan pemukulan serta pengrusakan," tegasnya, sembari menghimbau agar para Ibu Ibu Perwiritan tetap berkordinasi dengan pihak Kelurahan ataupun Instansi terkait.

Pun begitu, lanjut Babinsa, jangan hanya permasalahan Kos Kosan saja, namun hal lainnya juga yang melanggar hukum.

"Misalnya tentang Narkoba dan Perjudian," bebernya.

Pantauan awak media, dalam pertemuan itu, para Ibu Ibu Perwiritan tersebut tampak kurang puas. Untuk itu, Lurah Timbang Langkat dalam waktu dekat akan mengundang mereka dan Tokoh Masyarakat untuk melakukan mediasi dengan pemilik Kos Kosan. (red)
Komentar

Tampilkan

Terkini

close