Iklan

Sabtu, 07 Desember 2019, 14.30.00 WIB
Last Updated 2019-12-07T07:30:51Z
Kabar Asahan

PSBD Asahan Ke-IV Tahun 2019 Resmi Ditutup, Bupati Sebut Ini Pagelaran Seni Budaya Terbaik

Berita Viral




Asahan-Metrolangkat.com


Pagelaran Seni Budaya Daerah (PSBD) Kabupaten Asahan ke-IV Tahun 2019 secara resmi ditutup oleh Bupati Asahan H Surya Bsc, Jumat (6/12) malam, bertempat di lapangan Graha, depan Terminal Madya Kisaran.

PSBD Asahan yang  diikuti oleh 14 Etnis adalah merupakan agenda kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan setiap dua tahun sekali dengan menampilkan berbagai bentuk rumah adat dan kesenian budaya.

Ketua Panitia penyelenggara PSBD Kabupaten Asahan ke-IV Tahun 2019 Rianto SH, MAP, dalam sambutannya mengatakan Pagelaran Seni Budaya Daerah yang telah digelar bersama 14 Etnis yang ada di Kabupaten Asahan sejak tanggal 21 November hingga 6 Desember tahun 2019, adalah  merupakan usaha kita bersama dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai leluhur Bangsa Indonesia

"Untuk itu, melalui PSBD Asahan ke-IV, Kita bersama seluruh para pimpinan etnis dan masyarakat telah menunjukkan jati diri kita sebagai sebagai suatu Bangsa yang mampu menjaga dan melestarikan kesenian dan budaya Daerah yang kita miliki," ujar Rianto.

Jadi, lanjut Rianto, apa yang  menjadi kekhawatiran kita atas krisis jati diri terhadap para generasi muda dapat kita atasi melalui Pagelaran Seni Budaya Daerah.






Lanjut Rianto, oleh karenanya atas nama Panitia Penyelenggara PSBD Asahan ke-IV tahun 2019, saya berharap ini dapat menjadi pengalaman kita bersama untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan PSBD Asahan tahun 2021 dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

"Sebab semangat Kebhinnekaan yang terus tumbuh dan berkembang dalam sanubari masyarakat Asahan. Kami yakin dan percaya penyelenggara PSBD Asahan ditahun mendatang akan menjadi lebih baik lagi dari tahun ini. Apalagi dalam penyelenggaraan PSBD selalu di dukung oleh Pemerintah Kabupaten Asahan serta berbagai pihak  yang dapat menjadikan momentum  PSBD ke-IV tahun 2019 sebagai Kebangkitan Seni Budaya di Kabupaten Asahan," beber Rianto.





Sementara itu, Bupati Asahan H. Surya, BSc dalam sambutannya di acara penutupan PSBD Asahan  mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan 14 etnis yang telah mensukseskan Pagelaran Seni Budaya Asahan ke-IV Tahun 2019 dengan penampilan rumah adat dan penampilan kesenian  budaya masing-masing etnis.

"Penyelenggaraan PSBD adalah merupakan salah satu upaya, dalam rangka kemajuan kebudayaan sebagai mana yang telah  diamanahkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan, yang objeknya antara lain adalah tradisi dan seni" ungkapnya.

PSBD adalah merupakan kemajuan kebudayaan Bangsa kita yang  memiliki tujuan untuk  mengembangkan nilai-nilai luhur budaya Bangsa, memperkaya keberagaman budaya, memperteguh jati diri Bangsa, memperteguh persatuan dan kesatuan Bangsa, serta mencerdaskan kehidupan Bangsa.

"Selain itu, kegiatan ini juga berguna untuk meningkatkan citra Bangsa, mewujudkan masyarakat Madani, meningkatkan kesejahteraan rakyat, meletarikan warisan budaya Bangsa dan mempengaruhi arah perkembangan peradaban dunia, sehingga kebudayaan menjadi haluan pembangunan nasional," jelas Surya.

Menurut Surya, Penyelenggaraan PSBD Kabupaten Asahan ke-IV, Tahun 2019 ini adalah merupakan penyelenggaraan PSBD yang terbaik dari  tahun-tahun sebelumnya.

"Semoga kita dapat bertemu kembali pada PSBD Asahan ke-V Tahun selanjutnya dengan Pagelaran yang lebih menarik dan meriah lagi," kata Bupati Surya.

Diketahui, PSBD Asahan ke-IV tahun 2019 menampilkan berbagai kesenian budaya Daerah,  antara lain budaya etnis Phak-Phak menampilkan seni budaya tari Motcak, tari Menulanggat, tari Tak-Tak Garo-Garo, tari Muat Kopi, Serimonial Menerbeb dan Mengolessi.

Selanjutnya, Etnis Karo menampilkan tari Mejuah Juah, tari Mbuah Page dan tari Perkolong Kolong. Etnis Jawa tari Genjring, Pencak Silat, tarian Seluk-Seluku Batok, tarian Gundul-Gunduk Pacul, Adi Coro Jawa, Kolosal tari Gedrukan yang merupakan gabungan dari beberapa group kesenian kuda kepang yang ada di Kabupaten Asahan dan Campur Sari Modern.

Sedangkan Etnis Nias dengan tarian Moyo, tari Sekapur Sirih, tari Perang dan Lompat Batu. Lalu Etnis Aceh menampilkan tari Ranup Lampuan, Guel, Tarek Pukat, Rampai Geleng, Pasang Jabet Bungong Jeumpa dan Nabi Adam yang diiringi oleh nyanyian khas Etnis Aceh.

Sedang Etnis Tabagsel menunjukkan kesenian  Tortor Naposo Nauli Bulung, Tortor Raja-Raja (Raja Harahap, Raja Siregar, Raja Marga, Hulu Marga) dan Tortor Boru. Untuk etnis Tionghoa  menampilkan tari Lampion, Alisan, Oriontal, Barongsai, Drama Pernikahan Etnis Tionghoa, Seni Bela Diri Wushu (Taolu) dan nyanyian khas Etnis Tionghoa.

Tak ketinggalan Etnis India juga menampilkan seni budaya berupa tari Baranatiyem, Modern Dance dan nyanyian Khas Etnis India. Kemudian etnis Simalungun menghadirkan tari Taur-Taur, Ilah Mardoge, Huda-Huda/Tobing-Tobing, Dihar/Pencak Silat, Tor-Tor Haroan Bolon, Tor-tor Sitalasari, Tor-Tor Martonun, Tor-Tor Mangalop Boru, Tor-Tor Sombah dan nyanyian dari Simalungun.

Budaya Etnis Minang  menampilkan tari persembahan, Indang, Piring, Rantak dan nyanyian Bundo Kanduang. Untuk etnis Melayu ada tari persembahan, tari Zapin Kreasi, Ronggeg Pakpong Melayu, Pencak Silat, Kasidah dan Senandung Asahan. Sedang etnis Sunda menampilkan tari Jaipong, Merak, Pencak Silat, Kecapi Duling, Mapag/Inohong, lagu Khas Sunda.

Etnis Banjar seni budaya yang ditampilkan berupa adat tradisi Batumbang Alam, Makayun Banjar, tari Enggang, tari Perang, tari Mandau, tari Baras Kuning, tari Baras berantai, Madihin. Kemudian Etnis Batak Toba menampilkan kesenian budaya berupa tarian Sigale-Gale, tari Tujuh Sawan, tari Kreasi Batak Yoba dan nyanyian daerah Batak Toba.

Penutupan PSBD Kabupaten Asahan ke-IV tahun 2019 dihadiri oleh Bupati Asahan, Dandim 0208 Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Wakapolres Asahan, Ketua Forkala Kabupaten Asahan, pimpinan Etnis, para OPD, Camat dan masyarakat Kabupaten Asahan.

Pagelaran PSBD ditutup dengan penampilan muda-mudi memakai pakaian adat dari 14 etnis yang di persembahkan oleh Himpunan Penghias Pengantin Indonesia (Harpi) Kabupaten Asahan dan dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada Ketua Forkala, Ketua panitia PSBD, Para pimpinan 14 etnis dan Harpi Asahan, yang diberikan oleh Bupati Asahan H Surya Bsc.

Menutup pagelaran ditandai dengan melepas lampion oleh Bupati dan Forkopimda Asahan.(Dep)