Iklan

Sabtu, 28 Desember 2019, 23.18.00 WIB
Last Updated 2019-12-28T16:19:26Z
Berita Hari Ini

Serap Aspirasi Masyarakat, Anggota Komisi X DPR RI Djohar Arifin Husin Gelar Reses

Berita Viral



Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin

Langkat-Metrolangkat.com


Reses merupakan masa di mana Wakil rakyat yang duduk di Legislatif melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPR. Namun, masa reses ditiadakan pada persidangan terakhir dari satu periode keanggotaan DPR.

Adapun kegiatan di luar masa sidang tersebut misalnya melakukan kunjungan kerja (Kunker) baik yang dilakukan anggota legislatif secara perseorangan maupun secara berkelompok.





Seperti yang dilakukan oleh anggota Komisi X DPR RI, Daerah Pemilihan Sumut lll, Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin. Guna menyerap aspirasi masyarakat, legislator dari Partai Gerindra ini menggelar reses, silaturrahim dan do'a bersama di Gedung Futsal, yang beralamat di Jalan Pemuda, Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sabtu (28/12) Sore.

Dihadiri sekitar 500 warga, reses yang dilakukan oleh Djohar Arifin Husin bersama Rumah Aspirasi Johar Centre, mengusung tema "Merajut Silaturahmi Menyerap Aspirasi Masyarakat Kabupaten Langkat".





Dalam kegiatan reses tersebut, Djohar Arifin Husin terlebih dahulu menjelaskan tugas tugas DPR Rl, khususnya Komisi X yang ruang lingkupnya membidangi Pendidikan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Kami menyerap aspirasi masyarakat, khususnya warga Tanjung Pura yang menginginkan agar Langkat di kembalikan seperti dahulu, yaitu sebagai pusat Pendidikan," ucap Djohar.

Tidak hanya itu, ungkap Pria berdarah Melayu yang lahir di Tanjung Pura ini, masalah pertanian serta bagaimana agar Langkat terbebas dari banjir, juga menjadi keinginan para warga.

"Warga juga mengeluhkan lambatnya pengurusan KTP di Langkat, serta Fasilitas umum seperti Jembatan Sei Wampu di Stabat yang tak kunjung selesai dikerjakan," beber Pria yang pernah menjabat sebagai Ketum PSSI ini.

Pada kesempatan itu, Djohar juga menyebutkan Pasangan Kerja dari Komisi X DPR RI, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Perpustakaan Nasional.

Alunan musik dan lagu Melayu, juga menjadi bagian dari kegiatan reses yang dilakukan oleh Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin.

Selain ratusan warga, hadir dalam kegiatan reses tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat H Ahmad Mahfuz, serta Forkopimcam Tanjung Pura.

Diketahui, reses dinyatakan di dalam UU No 17 Tahun 2014 Tentang Majelis Permusyarawatan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Bahkan, dalam UU tersebut, dijelaskan bahwa ketika menjadi wakil “utusan” rakyat (anggota) di DPRD mempunyai kewajiban, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 373, yang antara lain bahwa mendahulukan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan, memperjuangankan peningkatan kesejahteraan rakyat, mentaati prinsip demokrasi dalam dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, mentaati kode etik dan tata tertib, menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjugan kerja secara berkala, menampung dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat dan memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya.

Di samping UU tersebut, pelaksanaan reses oleh anggota DPRD, juga mengacu kepada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia, Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD, Pasal 64, ayat (2) tahun sidang sebagaimana ayat (1) terdiri atas 3 (tiga) masa persidangan. Ayat (3) masa persidangan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi masa sidang dan masa reses, kecuali pada masa persidangan terakhir dari satu periode keanggotaan DPRD dilakukan tanpa masa reses. (red)