Iklan

Selasa, 17 Desember 2019, 20.31.00 WIB
Last Updated 2019-12-17T13:31:35Z
Berita Hari Ini

Sidang Ketiga Aboi VS Rajati CS : Aboi Ditegur Hakim Soal Perdamaian, Jangan Libatkan Hutang Dengan Sidang Pidana

Berita Viral



Madia Lagan alias Aboi saat ditahan oleh pihak Kejari Binjai (foto net)

Binjai-Metrolangkat.com


Sidang perkara tindak pidana pengeroyokan yang melibatkan KR Rajati Cs dan Madia Lagan alias Aboi, Selasa (17/12) siang tadi kembali dipersidangankan di Pengadilan Negeri (PN) Klas IB Binjai, Jalan Gatot Subroto, Binjai Barat.

Pantauan awak media ini di PN Klas IB Binjai, sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa berlangsung singkat.
Pada kesempatan itu, Majelis Hakim yang diketuai Dedy SH dalam persidangan itu juga menyoal tentang perdamaian kepada Madia Lagan alias Aboi.

Seusai mendengar jawaban Madia Lagan terkait proses perdamaian, Ketua Majelis Hakim pun meminta ke Madia Lagan alias Aboi untuk dapat berdamai dengan baik dengan pihak KR Rajati Cs.

Bahkan Ketua Majelis Hakim juga menyampaikan ke Madia Lagan, dalam proses perdamaian ini jangan memasukkan persoalan hutang piutang kedalam persoalan sidang pidana ini.

"Saudara Madia Lagan, tuntutan Perdamaian harus membayar Hutang Piutang  sebesar 200 juta tak ada hubungannya dengan perkara sidang pidana yang alami. Saya minta berdamailah dengan baik. Perlu diketahui, tak ada hubungan dengan pidana ini. Itu hutang orangtua KR Rajati, bukan hutang dari Rajati," ucap Ketua Majelis Hakim Dedy SH.

Hasil keterangan yang dihimpun di PN Klas IB Binjai, Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana pengeroyokan yang melibatkan pihak KR Rajati Cs dengan Madia Lagan alias Aboi, akan dilanjutkan, Kamis (19/12) mendatang dengan agenda pembacaan tuntutan sekaligus vonis.

Sementara itu terpisah, Surya Wahyu Danil SH MH, selaku Penasehat Hukum dari KR Rajati Cs, menanggapi isi tuntutan perdamaian yang diajukan Madia Lagan alias Aboi dalam proses perdamaian, menyebutkan tuntutan hutang Rp 200 juta harus dibayar kliennya KR Rajati, tidak ada hubungannya dengan perkara pidana berlangsung.

"Hutang itu bukan hutang rajati dan kawan kawan, melainkan hutang orangtuanya. Itupun sudah dicicil berikut bunganya," cetus Surya.

Selain itu, Surya pun menilai, bahwa Madia Lagan alias Aboi dalam persoalan pidana yang melibatkannya ini kelihatan tidak ada punya itikad baik untuk berdamai. Padahal, sambung Surya lagi, sebelumnya dia (Aboi-red) sudah menyatakan siap untuk berdamai.

"Ucapan perdamaian dari saudara Madia Lagan alias Aboi tersebut hanyalah isapan jempol belaka," sebut Surya, seraya menyebutkan sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa yang berlangsung tadi sudah selesai dan dilanjutkan, Kamis (19/12) esok dengan agenda pembacaan tuntutan terdakwa Madia Lagan dan Rajati dkk.(Ars)