Iklan

Jumat, 13 Desember 2019, 11.25.00 WIB
Last Updated 2019-12-13T04:25:27Z
Lingkungan hidup

SK Penutupan Terbit, Pengusaha Ternak Babi Diminta Segera Menutup Usahanya

Berita Viral



Hamparan Perak-metrolangkat.com


Maraknya pemberitaan tentang penutupan peternakan Babi di Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, membuat pihak Pemerintah setempat menjadi gerah.

Puncaknya, SK bernomor 524/4584 pertanggal 09 Desember 2019 dari Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang untuk Camat Hamparan Perak, tembusan ke Bupati Deli Serdang pun diterbitkan.

Adapun isi surat tersebut antara lain yakni, Sehubungan dengan adanya keresahan masyarakat akhir akhir ini atas pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh adanya pembuangan bangkai Babi akibat penyakit HOG cholera, maka untuk menyikapi hal tersebut, pihak Kecamatan diminta untuk mendata peternakan Babi atau masyarakat yang memelihara Babi di wilayah Kecamatan Hamparan Perak.

Khusus bagi peternakan Babi, diperintahkan kepada Camat agar segera melakukan penutupan atau menginstruksikan kepada pengusaha tersebut agar memindahkan usaha peternakan yang tidak sesuai dengan tata ruang wilayah berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Deli Serdang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Perijinan tertentu.

Menyikapi hal itu, Amos Karo Karo, selaku Camat Hamparan Perak, saat dikonfirmasi awak media membenarkan dan mengatakan jika hari ini surat instruksi tersebut akan segera di kirim ke seluruh pengusaha peternakan Babi di Wilayah Hamparan Perak.

Camat juga meminta agar seluruh pengusaha peternakan Babi dapat memaklumi dan mematuhi segala peraturan yang berlaku di Negeri ini, khususnya Kabupaten Deli Serdang.

"Apabila surat instruksi tersebut dalam beberapa hari ini tetap tidak ditanggapi pengusaha peternakan Babi, maka pihak Kecamatan, Satpol PP, serta Dinas terkait yang ada di Kabupaten Deli Serdang, akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan peraturan Perundang Undangan yang berlaku," tegas Amos Karo Karo, Jumat (13/12).

Sebelumnya, salah seorang Petugas Satpol PP Deli Serdang yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan, salah seorang pengusaha ternak Babi yang bernama Aguan, merasa berkeberatan jika usaha peternakan Babinya ditutup oleh  pihak satpol PP dan Dinas kecamatan Hamparan Perak.

Bahkan, pengusaha tersebut bersikeras dan ngotot meminta Surat Penutupan Langsung dari Bupati Deli Serdang. (Dky)