Iklan

Senin, 16 Desember 2019, 20.17.00 WIB
Last Updated 2019-12-16T13:17:16Z
Hukum dan kriminal

Surya Wahyu Danil SH : Saksi Dari Madia Lagan Berikan Kesaksian Berbelit-Belit Di Persidangan

Berita Viral




Saksi memberikan kesaksian Untuk KR Rani CS dan Madia Lagan Alias Aboi

Binjai-Metrolangkat.com


Sidang kasus tindak pidana pengeroyokan yang melibatkan KR Rajati, KR Rani dan Muklis terhadap Madia Lagan alias Aboi, Senin (16/12) sore tadi sekira pukul 15.00 Wib, memasuki sidang kedua di Pengadilan Negeri (PN) Klas IB Kota Binjai.

Sidang lanjutan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim PN Binjai Dedy SH, dan Benny Avalona Surbakti SH sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan agenda mendengarkan saksi-saksi yang meringankan KR Rani CS dan Madia Lagan alias Aboi.

Disamping mendengarkan keterangan saksi-saksi dari keduia belah pihak, dalam persidangan itu juga menghadirkan seorang saksi ahli dari pihak Rumah Sakit Djoleham Binjai.

Surya Wahyu Danil SH. MH, Penasehat Hukum dari terdakwa KR Rani, KR Rajati dan Mukhlis, seusai persidangan kepada awak media ini menjelaskan, bahwa dalam persidangan yang berlangsung tadi pihaknya mendengarkan keterangan atau pemeriksaan dari saksi-saksi yang meringankan klien yang dibelanya.

Diungkapkan Surya kembali, dalam fakta persidangan yang berlangsung tadi terungkap bahwa seorang saksi yang dihadirkan Madia Lagan alias Aboi (Saksi Korban/Terdakwa) dinilai telah memberikan keterangan kesaksian yang berbeli-belit.

Artinya, sambung Surya, Saksi dari pihak Aboi saat ditanyai majelis hakim dan JPU menyebutkan bahwa dia melihat saksi korban (Aboi-red) dipukul dari jarak 10 meter, namun saksi tadi tidak mempu menjelaskan bagaimana cara terdakwa memukul Madia Lagan alias Aboi.

"Saksi Dayat, yang dihadirkan pihak Aboi dalam Fakta persidangan saat kita tanyakan tidak dapat membuktikan bagaimana cara para terdakwa melakukan pemukulan terhadap Madia Lagan. Dia (Dayat-red) terdiam sejenak saat kita tanyakan itu, lantas kemudian dia mengaku cuma hanya mendengarkan keributan saja dan dia tidak tahu bagaimana cara kliennya memukul saksi korban Si Aboi itu," jelas Surya, seraya menambahkan dalam persidangan itu saksi dari pihak Madia Lagan tersebut ditegur oleh Ketua Majelis Hakim, karena memberikan kesaksian yang berbeda-beda.

"Dia (Dayat-red) ditegur keras sama Ketua Majelis Hakim. Hakim menyebutkan, saudara saksi, anda itu sebelum memberikan kesaksian terlebih dahulu disumpah," ketus Surya mengulangi ucapan Ketua Majelis Hakim saat mengur saksi dari pihak Madia Lagan alias Aboi.

Saksi Dayat, sebut Surya Wahyu Danil SH. MH, intinya sesuai fakta persidangan tadi, bahwa dia (Dayat-red) hadir saat keributan selesai.

Lebih lanjut dikatakan Surya Wahyu Danil, Dayat itu merupakan karyawan atau orang yang menerima upah di Toko milik Saksi Korban/Terdakwa Madia Lagan alias Aboi.

Disinggung soal kesaksian dari pihak yang menguntungkan para kliennya, Surya Wahyu Danil menyebutkan bahwa dua saksi pihaknya telah memberikan kesaksian sesuai dengan fakta kronologis dan berita acara perkara.

"Intinya kedua saksi kita telah memberikan kesaksian dengan benar atau tanpa rekayasa. Mereka (Saksi-saksi) menyebutkan bahwa saudara Madia Lagan benar ada menyebutkan KR Rani itu l*nt* dan ng*nt*t. Dan para saksi juga melihat Aboi menjambak KR Rani. Intinya saksi-saksi kita menyampaikan sesuai apa yang dilihat dari keributan yang terjadi," sebut Surya.

Diutarakan Surya lagi, dalam persidangan tadi, Ketua Majelis Hakim Dedy SH memberikan pandangan ke Madia Lagan alias Aboi untuk melakukan jalur perdamaian.

Surya juga menambahkan, terkait perdamaian itu, kedua belak pihak berencana untuk berdamai. Disinggung soal jadwal sidang lanjutan, Surya Wahyu Danil menjelaskan, bahwa sidang akan dilanjutkan, Selasa (17/12) esok. (Ars).