Iklan

Loading...

Asset Disnaker Rusak, Biaya Perawatan Diduga Terus Dianggarkan

Wednesday, January 15, 2020, 6:23:00 PM WIB Last Updated 2020-01-15T11:23:03Z
Loading...
Loading...




Binjai-metrolangkat.com


Satu unit Sepeda Motor Dinas beroda tiga milik Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Kota Binjai, kini kondisinya sangat memprihatinkan atau tidak berfungsi lagi.

Pantauan wartawan Metrolangkat-binjai.com, Rabu (15/1) tadi di Kantor Disnakerperindag, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Binjai Utara, sepeda motor roda tiga bermerk Viar tersebut kondisinya sudah berkarat akibat dibiarkan terparkir di parkiran belakang Dinas tersebut.

Hasil penelusuran yang diperoleh awak media ini sejak beberapa hari ini, menyebutkan bahwa Sepeda Motor itu dikabarkan pengadaannya masuk dalam APBD tahun anggaran 2017 lalu.

Namun, baru tiga bulan dipergunakan, motor Viar roda tiga milik Instansi tersebut sudah mengalami kerusakan.

Bahkan, sejak Motor Dinas tadi rusak, diduga baru sekali diperbaiki oleh Instansi tersebut.

Selepas itu, diduga Sepeda Motor Dinas dengan nomor polisi BK 8113 R sejak tahun 2017 tidak lagi dipergunakan atau tak berfungsi lagi. Bahkan, Sepeda Motor Dinas itu kini sudah menjadi barang rongsokan.

Mirisnya, sejak rusak beberapa tahun lalu, tepatnya pada tahun 2017 lalu, tapi diduga biaya perawatan untuk kendaraan jenis Sepeda Motor roda tiga itu terus mengalir dari APBD Kota Binjai hingga kini.

Adanya dugaan penyalahgunaan anggaran biaya perawatan Motor pada Instansi Disnakerperindag Kota Binjai, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag), Hedi Novria, Rabu (15/1) siang tadi saat dihubungi via selulernya, dia enggan berkomentar.

Bahkan, Kadisnakerperindag Kota Binjai itu menjawab sedang sibuk.

"Maaf ya, saya masih sibuk. Nanti saja kita ketemu ya," jawab Hedi Novria via selularnya.(ars)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+
close
Loading...