Iklan

Rabu, 15 Januari 2020, 00.02.00 WIB
Last Updated 2020-01-14T17:03:07Z
Pentas Pilkada

Jelang Pilwako 2020, KPU Binjai Buka Pendaftaran Anggota PPK

Berita Viral



Ketua KPU Binjai (tengah) dan Komisioner

Binjai-Metrolangkat.com


Sesuai dengan tahan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) awal tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai, akan melakukan agenda perekrutan badan Adhoc petugas PPK.

Sebab, KPU Kota Binjai menjadi satu di antara 23 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara yang akan menyelenggarakan Pilkada tahun 2020.

Ketua KPU Binjai, Zulfan mengatakan, pihaknya sudah melakukan sejumlah persiapan menjelang Pilwako Binjai 2020. Menurutnya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan merekrut warga Binjai untuk menjadi Badan Adhoc Panitia Pemilih Kecamatan.

"Sudah mulai berjalan persiapan Pilwako Binjai 2020, dalam waktu dekat kami akan melakukan perekrutan badan Ad-hoc atau Panitia Pemilihan Kecamatan yang akan dimulai tanggal 15 Januari sampai 17 Januari," ucap Zulfan di ruang kerjanya, Selasa (14/1/2020).

Sementara itu, Komisioner KPU Binjai Divisi SDM dan Parmas, Robby Effendi menjelaskan, adapun penerimaan pendaftaran dilaksanakan selama 7 hari, tepatnya mulai 18 sampai 24 Januari 2020. Sedangkan untuk persyaratan dan dokumen pendukung, bisa diunduh melalui website KPU Binjai atau bisa langsung mendatangi kantor KPU.

"Bagi yang berminat persyaratan umum dokumen terkait bisa diunduh di website KPU Kota Binjai, atau bisa datang ke kantor KPU Binjai di Jalan Gatot Subroto Kecamatan Binjai Barat," jelasnya.

Lanjut Robby Effendi, adapun untuk 5 Kecamatan se-Kota Binjai yang dibutuhkan sebanyak 25 orang. Setelah mendaftar, administrasi nantinya akan diperiksa oleh Tim Pokja Perekrutan Badan Ad-Hoc.

"Berkas administrasi yang disertai fotokopi e-KTP, surat setia pada Pancasila bisa diambil di website, punya pernyataan integritas (kuat, jujur dan adil), surat tidak pernah menjadi anggota Politik, fotokopi ijazah SMA/sederajat atau ijazah terakhir yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang atau surat dari lembaga pendidikan formal yang menyatakan sedang menjalani pendidikan Sekolah, surat pernyataan tidak pernah menjadi tim kampanye, surat pernyataan tidak diberhentikan KPU/DKPP, surat tidak pernah pidana penjara sesuai berkekuatan hukum tetap pengadilan," jelas Robby.

Lebih lanjut dikatakan Pria berdarah Batak ini, KPU pada intinya tetap melanjutkan semangat membangun penyelenggaraan Pemilu yang profesional dan berintegritas. Sebab menurut Robby, Bagaimanapun PPK adalah ujung tombak Penyelenggara pemilu di tingkat Kecamatan.

Robby juga menegaskan, usai Lulus administrasi, selanjutnya calon anggota PPK akan mengikuti ujian tertulis. Metode ujian tertulis akan menggunakan metode CAT (Computer Assesmen Tes). Adapun materi yang diujikan berkisar tentang UU Pemilu, khususnya terkait tentang tugas fungsi wewenang PPK, tentang rekapitulasi dan penghitungan suara di tingkat kecamatan, serta pengetahuan umum tentang kewilayahan. (red)