-->

Iklan

Pembunuh Wanita Muda Itu Ternyata Gadis 17 Tahun

Kamis, 02 Januari 2020, 18.34.00 WIB Last Updated 2020-01-02T11:34:42Z
Mayat korban pertama kali ditemukan


Sidoarjo -Metrolangkat.com

 Kejadian penemuan mayat wanita tanpa busana di semak-semak kembali terjadi.

Adalah Lina, mahasiswi Sidoarjo ditemukan sudah meninggal di semak lahan kosong.

Mahasiswi keperawatan tersebut dipastikan dibunuh.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menjelaskan kronologi dan motif pembunuhan Lina Indiani Losepta.

Menurut Kapolres, Lina dibunuh teman dekatnya.

Sebelumnya, mayat perempuan tanpa busana ditemukan di lahan kosong Desa Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (31/12/2019).

Mayat pertama kali ditemukan oleh Budiono warga Gebang Sidoarjo yang sedang mencari rumput.

Budiono curiga karena mencium bau busuk yang menyengat di sekitar lokasi ia mencari rumput.

Saat mencari sumber bau menyengat, ia menemukan sosok mayat wanita tergeletak tanpa busana dengan kondisi mulai membusuk.

Pria tersebut langsung melaporkan penemuan mayat tersebut kepada polisi.

Dari pemeriksaan di lokasi penemuan mayat, anggota Polres Sidoarjo menemukan sweater hitam, celana olahraga panjang, dan sejumlah pakaian dalam yang diduga milik korban di sekitar penemuan mayat.

Dari petunjuk yang dikumpulkan, polisi menduga wanita tersebut adalah korban pembunuhan.

Mahasiswi Akademi Keperawatan

Polisi telah mengamankan pelaku pembunuhan wanita tanpa busana di Sidoarjo yang ditemukan pada Selasa (31/12/2019).

Dari hasil pemeriksaan diketahui korban adalah Lina Indiani Losepta(18), mahasiswi Akademi Keperawatan atau Akper Kerta Cendekia Sidoarjo, asal Maluku Utara.

Ironisnya, ternyata pelaku adalah seorang perempuan berinsial M (17), yang merupakan teman kuliah korban.

Polisi menangkap M di Sepande, Sidoarjo.

"Sudah terungkap. Pelakunya juga sudah ditangkap," kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kamis (2/1/2020).

Dari keterangan saksi yang juga pemilik kos korban, Sabtu (28/12/2019) siang pelaku menjemput Lina Indiani Losepta dengan mengendarai mobil.

Sejak hari itu, Lina Indiani Losepta tidak pernah kembali ke kosnya.

Minggu (29/12/2019), keluarga melapor ke polisi terkait hilangnya Lina.

Satu hari setelah laporan tersebut, tepatnya Selasa (31/12/2019), polisi menerima laporan penemuan mayat wanita di kawasan pergudangan Lingkar Timur Sidoarjo.

Hasil identifikasi dan kecocokan ciri-ciri khusus oleh pihak keluarga, ternyata mayat tersebut adalah Lina Indiani Losepta.

Dari informasi yang dikumpulkan polisu, pelaku mengarah ke teman perempuan korban berinisial M.

"Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku telah membunuh Lina karena sakit hati pada perkataan orang tuanya, yang menganggap ia pembohong dan pencuri,” ungkap Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Kepada polisi, M mengaku menjemput korban Lina Indiani Losepta pada Sabtu (28/12/2019) dan berencana ke Bangil untuk mengambil laptop milikLina Indiani Losepta.

Ternyata mereka batal ke Bangil dan hanya berkeliling di wilayah kota.

Pembunuhan terjadi di perjalanan menuju Kahurupan Nirwana.

Saat itu, korban meminta agar diantarkan pulang ke kos. Namun M menolaknya dan langsung mencekik leher korban hingga tewas.

Saat mengetahui temannya tidak lagi bernyawa, M pun panik dan membuang jasad korban ke semak-semak di kawasan pergudangan di Lingkar Timur Sidoarjo.

Sebelum membuang mayat korban yang notabene merupakan temanya sendiri, M melucuti pakaian yang dikenakan Lina dan membuang ponsel milik korban untuk menghilangkan jejak.

Beruntung polisi berhasil mengidentifikasi mahasiswi pelaku pembunuhan tersebut.

Saat ini M ditahan oleh polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(red)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+