Iklan

Senin, 20 Januari 2020, 09.52.00 WIB
Last Updated 2020-01-20T15:00:18Z
Berita Hari Ini

Tak Pernah Ada Perselisihan Antara Karo-Melayu Di Langkat

Berita Viral
Pertemuan antara Melayu dan Karo di Jambur Mergasilima. 


Stabat - Metrolangkat.com

Munculnya riak kecil yang menjurus perseturuan etnis antara Melayu dan Karo yang terjadi beberapa hari belakangan ini berawal dari cuitan dimedia sosial.

Buntut dari status dan komentar di media sosial tersebut ahirnya memicu polemik kekisruhan di masyarakat Langkat yang dipicu oleh beberapa oknum yang mengklaim pemisahan sejarah antara Melayu dan Karo yang sebenarnya Melayu dan Karo merupakan serumpun.

Guna mengantisipasi hal hal yang tak diinginkan,  Tengku Chandra Hardi selaku Raja Stabat bersama beberapa tokoh karo langsung melakukan komunikasi
Tengku Candra Hardi Kejuruan Stabat saat menghadiri pertemuan di Jambur Mergasilima

Hal ini guna meredam kesalah pahaman.  Bertempat di Jambur Marga Silima Rumah Adat Karo pertemuan dilakukan Minggu (19/1) siang.



"Kedepan kita bersepakat untuk tidak ada lagi kesalahpahaman bahwa Melayu dan Karo ini merupakan serumpun yang tidak dapat dipisahkan", ujar Tengku Chandra


"Jangan ada lagi yang ingin coba-coba mengadu domba hingga memecah belah antara Melayu dan Karo di Langkat ini, jika nanti kita temukan ada pihak yang sengaja mengadu domba antara Melayu dan Karo maka akan kita tindak lanjuti secara tegas", lanjutnya menegaskan.

"Semoga dengan kejadian ini dapat menambah keharmonisan antara Melayu dan Karo di masa yang akan datang", jelasnya melanjutkan.

"Tidak pernah sampai terjadi perseteruan dari zaman leluhur kami dahulu antara Melayu dan Karo dan ini cukup untuk yang pertama dan terakhir kalinya

Mari kita bergandengan tangan antara Melayu dan Karo untuk menjaga keamanan dan keharmonisan agar bersama-sama membangun Kabupaten Langkat ini menjadi kabupaten yang beradab, bermartabat dan lebih baik di masa yang akan datang, ahooii, mejuah-juah, tabik", tutupnya mengakhiri.(red/gus)