-->

Iklan

Tanpa Meniup Terompet, Tahun Baru di Stabat Di Isi Tausyiah & Dzikir Akbar

Rabu, 01 Januari 2020, 00.09.00 WIB Last Updated 2019-12-31T17:09:49Z



Stabat-Metrolangkat.com


Pergantian malam tahun baru 2020 kali ini di Stabat di isi tanpa meniup terompet, menyalakan kembang api maupun menabuh lonceng. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Himpunan Pemuda-Pemudi Islam (Himdadi) Masjid Raya Stabat untuk tidak merayakan tahun baru Masehi dan memperbanyak untuk mengingat Allah SWT.

Pantauan awak media ini, ratusan masyarakat Stabat mendatangi Masjid Raya untuk mendengarkan Tausyiah Ustad dan bersama-sama berdzikir. Setelah tausyiah, dzikir pun menggema dilantunkan oleh masyarakat Stabat di dalam maupun di halaman Masjid Raya Stabat.

Tausyiah kali ini disampaikan oleh Ustad Abdul Wahab, S.Ag. Dalam kesempatan itu, beliau menyampaikan agar memahami sejarah penghitungan tahun hijriyah.

"Kita umat Islam memiliki tahun baru tersendiri yang diawali dengan bulan Muharram," ucap Ustad Abdul Wahab menegaskan.

Lebih lanjut dikatakan Ustad Abdul Wahab, penghitungan tahun baru Masehi yang diawali di bulan Januari yang di pelopori oleh Kaisar Romawi. Nama Januari itu adalah nama Dewa bangsa Romawi.

"Sesungguhnya itu bukan produk kita. Siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan, hadist riwayat Ahmad, hadist nya shohih," tegasnya melanjutkan.

Mengapa kita buat kegiatan seperti ini, kata Ustad Abdul Wahab. Karena ini sudah menyangkut akidah dan keyakinan kita selaku umat Islam," jelasnya lagi.

Dengan adanya kegiatan ini, ustad Abdul Wahab berharap tidak ada lagi yang meniup-niup terompet.

"Yang menjual orang Islam, yang membeli orang Islam, yang meniup orang Islam dan yang menyimpan orang Islam," ucapnya lagi.

Diceritakan ustad Abdul Wahab, meniup terompet itu adalah tradisi orang Yahudi, bukan tradisi kita umat Islam. Untuk itu, lebih baik kita perbanyak berdzikir agar kita dapat menjemput ampunan Allah SWT," ucapnya mengakhiri. (Gus)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+