-->

Iklan

Anak Sungai Sei Sirah Besitang Tercemar Limbah, Biota Laut Terancam Punah

Jumat, 24 Januari 2020, 14.02.00 WIB Last Updated 2020-01-24T11:29:28Z
Tercemar limbah


Besitang,metrolangkat.com

Kondisi air di aliran anak sungai (paluh) sei sirah Dusun VI bukit pelita,Desa Bukit Selamat Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat berwarna hitam pekat. Kondisi ini diduga akibat pencemaran dari limbah industri Pabrik Kelapa Sawit(PKS) PT.Mitra Niaga Sejati Jaya.

Juliansyah(30)salah satu nelayan tradisional mengatakan kepada awak media metrolangkat.com,pabrik kelapa sawit PT.MNSJ  sudah berdiri belasan tahun sejak tahun 2000an lalu

Sejak berdirinya pabrik tersebut,menyebabkan mata pencaharian nelayan sekitar yang dahulunya mencari ikan,kepiting dan udang galah di paluh tersebut semakin jauh berkurang hasil tangkapan,tuturnya.
Tercamar linbah PKS

Selain itu Juliansyah menambahkan,paluh sei sirah berada dekat dengan lokasi pembuangan limbah pabrik kelapa sawit PT.MNSJ yang disebut sebut milik Mr.Pan pengusaha asal Kota Medan

Selanjutnya,diduga aliran limbah dari PKS mengalir meresap menuju ke paluh Sri sirah sehingga menyebabkan reproduksi biota laut di dalam paluh tersebut terancam punah,ucapnya.

Ya bang,semoga saja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat dan pihak terkait lainnya dapat menyikapi dan langsung turun ke lokasi melihat kondisi paluh yang juga merupakan hutan mangrove karena diduga sudah tercemar akibat limbah dari PKS PT.MNSJ tersebut,harapnya.(dik)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+