Iklan

Kamis, 30 Januari 2020, 18.37.00 WIB
Last Updated 2020-01-30T11:37:54Z
Berita Hari Ini

Terjaring Operasi Tangkap Tangan Camat Ganteng Ditahan Poldasu

Berita Viral
Yafizham Oknum Camat ganteng yang terjaring OTT petugas Poldasu. (fb) 


Babalan,Metrolangkatbinjai.com

Lagi, pihak Kepolisian Poldasu buat geger Kabupaten Langkat. Setelah sebelumnya aparat penegak hukum itu menangkap dan menahan beberapa kepala sekolah di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat dalam kasus Ott.

Kini aksi serupa kembali dilakukan. Kali ini pelaku Ott (operasi tangkap tangan)  yang diamankan tersebut seorang oknum kepala kecamatan (Camat) ganteng.

Adalah Tim Subdit lll Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Camat Babalan, Yafizham Parinduri SSos di ruang kerjanya di Jalan Arnan Gang Datuk, Kelurahan Pelawi Utara, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Rabu (29/1) kemarin

 Dari OTT tersebut petugas mengamankan barang bukti uang Rp5 juta dan beberapa dokumen.
Penangkapan Camat Babalan tersebut berawal dari adanya dugaan pungutan liar (Pungli) atau pemerasan terkait dengan penerbitan Surat Rekomendasi Camat untuk pengurusan Surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) proyek perumahan.


Tak hanya Camat Babalan, Sekretaris Camat (Sekcam) Babalan, Rosmiati SSos dan Kasi Trantib Kecamatan Babalan, Rahmi Nurfadlina SE juga ikut diamankan dalam OTT yang berlangsung singkat tersebut.

"Petugas datang dengan mengendarai 2 unit mobil dan langsung menutup pintu teralis depan. Kemudian beberapa petugas langsung menuju ruangan Camat," sebut staf Kecamatan Babalan yang tak ingin namanya disebutkan, Kamis (30/1) siang.

Di dalam ruang kerjanya, Camat beserta dua orang stafnya diduga baru saja menerima uang dari hasil pungli pengurusan IMB yang diajukan seorang warga Brandan sebagai perwakilan pihak developer.

Usai melakukan pemeriksaan dan mengamankan barang bukti OTT di ruangan Camat, petugas kemudian mendata nama dan jabatan pegawai Kantor Kecamatan Babalan.

Setelah itu, Camat Babalan beserta dua stafnya, yakni Sekcam dan Kasi Trantib dibiyong oleh tim ke Mapolda Sumut.

"Kejadiannya begitu cepat, tiba-tba petugas masuk. Gak sampai satu jam, seluruh pegawai dicatat nama dan jabatannya. Setelah itu pak Camat, Bu Sekcam dan Kasi Trantib langsung dibawa pergi.

.
Selain mengamankan tiga orang terangka, petugas juga mengamankan 1  amplop putih bertuliskan PT Mandiri Bersama Saudara berisikan uang tunai pecahan Rp100 ribu sebanyak 50 lembar (RP5 juta), satu lembar surat nomor : 648-03.R/BBL/2020 perihal permohonan SIM tanggal 29 Januari 2020 ditanda tangani Camat dan atu berkas permohonan SIMB dari atas nama Yulial Fahri.

Saat ini guna proses hukum selanjutnya oknum camat tersebut telahpun diamankan di Mapoldasu guna menjadi hukuman berikutnya.(red)







Teks foto: Petugas sedang melakukan pemeriksaan di Kantor Camat Babalan dan Camat Babalan beberapa waktu lalu.