Iklan

Senin, 20 Januari 2020, 14.46.00 WIB
Last Updated 2020-01-20T07:46:01Z
Berita Hari Ini

Terkait Jembatan Rusak, Camat Binjai Selatan Sudah Laporkan Ke Dinas PUPR

Berita Viral




Jembatan yang rusak

Binjai-Metrolangkat.com


Camat Binjai Selatan, Fatimah Hanim, mengaku sudah mengetahui kerusakan Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Binjai Selatan dengan Binjai Timur tersebut.

Saat dikonfirmasi, wanita berhijab ini mengaku sudah melaporkan hal itu kepada Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Kota Binjai.

"Terkait jembatan itu, sudah kita laporkan secara Lisan kepada Dinas PUPR," ucap Fatimah, saat dikonfirmasi awak media, Senin (20/1/2020) Siang.

Dirinya juga menghimbau kepada pengguna jalan untuk berhati hati saat melintas di jembatan besi itu.

"Memang kondisi jembatan itu sangat memprihatinkan. Bahkan lantainya pun sudah ada yang berlubang sehingga membahayakan pengguna jalan," ungkapnya.

Belum lagi kondisi jalan yang gelap saat malam hari membuat jembatan tersebut terlihat terkesan seram.

Diketahui, jembatan Besi yang menghubungkan Binjai Timur, tepatnya di Lingkungan IX Kelurahan Mencirim dengan Lingkungan V Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan,  kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan.

Pantauan awak media, Senin (20/1/2020) kondisi jembatan ini sangat memprihatinkan. Selain kondisi jalan di Jembatan yang sangat membahayakan pengguna jalan, dasar lantai jembatan juga berlubang sehingga terlihat dasar air dari lantai jembatan.

Agar pengguna jalan tidak terperosok ke dalam lubang yang menganga di Jembatan, warga sekitar memasang tanda berupa kayu yang di pasang di lantai jembatan yang berlubang itu.

Rusaknya jalan di jembatan itu diperparah dengan banyaknya Truk yang hilir mudik mengangkut material.

"Setiap sore sampai malam, selalu ada truk yang melintas dengan muatan yang tinggi," ungkap Wak Atun, sembari diiyakan oleh warga lainnya.

Agar tak memakan korban, warga sekitar berharap kepada Instansi terkait untuk memperbaiki jembatan tersebut.

"Selama ini tambal Sulam, tapi ya begitulah. Setiap hari di lewati truk bermuatan. Lihatlah bang, kawat lantai Titi (Jembatan-red) itu pun sudah kelihatan," beber Wak Atun. (red)