Iklan

Sabtu, 08 Februari 2020, 10.57.00 WIB
Last Updated 2020-02-08T03:57:35Z
Berita Hari Ini

Penyakit ISPA Intai Warga Wampu, Jalan Berdebu Masih Jadi Santapan Setiap Hari

Berita Viral
Jalan berdebu yang setiap saat dilalui masyarakat wampu

Wampu, Metrolangkat.com

Tak kunjung usai penderitaan yang dialami warga dan pengguna jalan dalam beberapa tahun ini.

Pasalnya jalanan berdebu menjadi  keluhan bagi pengguna jalan dan warga sekitar di Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat.


Padahal jalan tersebut tak jauh dari Kantor Camat yang berada di Jalan T M Daud, Kelurahan Bingai. Bukan hanya itu, jalan tersebut juga sebagai akses jalan menuju ke sekolah SMA Negeri.


Dari pantauan Metrolangkat.com di hari kerja dan sekolah banyak anak yang berjalan kaki di jalan tersebut. Sehingga dengan demikian Udin Ombing salah seorang warga yang aktivitasnya melewati jalan tersebut mengkhawatirkan anak anak  akan terkena ISPA.


"Kalau anak-anak pergi sekolah dengan berjalan kaki dan menghirup debu yang berterbangan terkena ISPA, kan kasihan jadinya," beber Udin kepada Metrolangkat.com pada Jum'at (7/2).

Oleh karena itu Udin berharap kepada Bupati melalui dinas terkait untuk segera memperhatikan jalan tersebut.


Inad (43) salah satu pengguna jalan lainnya mengatakan, pihaknya sebagai penguna jalan sangat mengeluhkan akan debu jalan ini,sebab sangat menggangu kesehatan.

“jika roda empat  melintas dijalan ini debu yang dihasilkan cukup pekat, akibatnya mata terasa pedih dan berair, kami berharap pemkab segera mengaspal jalan ini," ungkapnya

Diakuinya, dengan kondisi seperti  ini diharapkan pemerintah dapat merespon dan cepat tanggap, bahwa jalan yang berdebu sangat menggangu kesehatan.


Terpisah, Camat Wampu Syamsul Adha saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa, kalau mengenai debu sudah dilakukan penyiraman LNK setiap hari.


"Sudah dijawab DPRD Langkat langsung ke warga, saya nggak berani komentar, silahkan tanya ke warga yang hadir saat RDP di DPR. Karena masalah jalan kewenangan Dinas PUPR, saya khawatir nanti salah jawab," beber Syamsul. (Zar)