Iklan

Rabu, 04 Maret 2020, 23.06.00 WIB
Last Updated 2020-03-04T16:06:22Z
Berita Hari Ini

Kantor Lurah Disegel Warga Sekda Langkat Masa Bodoh. .

Berita Viral

Langkat,Metrolangkat.com

Adanya pemberitaan beberapa waktu lalu, mengenai Kantor Lurah Harapan Jaya yang jarang dibuka dan Pustu di kelurahan sekitar 2 tahun tidak beroperasi.

Pejabat Pemkab Langkat melalui Sekretaris Kabupaten Langkat Dr H Indra Salahudin M Kes MM enggan memberikan tanggapan dan berkomentar.

Hal ini diketahui Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Langkat, dr H Indra Salahudin M Kes MM yang enggan menjawab pertanyaan awak media.

 Meskipun sudah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat ini juga enggan mengangkat telepon wartawan, Rabu (4/3) sekira jam 15.40 WIB.

Meskipun WhatsApp nya terlihat sedang online, tapi Sekda Kabupaten Langkat enggan menanggapi dan tidak berkomentar. Begitu juga saat ditelepon, yang bersangkutan tetap enggan mengangkatnya.


Terpisah, Camat Sei Lepan, Faizal Rizal SSos MAp saat ditanya mengenai sangsi yang akan diberikan kepada oknum Lurah Harapan Jaya yang jarang ngantor tersebut, mengaku akan memberikan teguran kepada yang bersangkutan.

"Sudah dikeluarkan teguran keras buat lurah dan stafnya," pungkas Camat.


Info yang di rangkum di lapangan, Pustu dan Kantor Lurah Harapan Jaya sudah mulai beroperasi dan berbenah. "Dah berbenah dan mulai beroperasi.

Kami berharap agar Pustu dan Kantor Lurah agar memberikan pelayanan semaksimal mungkin di kelurahan ini. Kami juga berharap agar kejadian kemarin tidak terulang lagi," pungkas warga.


Sebelumnya, Karena tak pernah mendapatkan pelayanan yang layak, belasan masyarakat Lingkungan III, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat 'menyegel' Kantor Lurah dan Puakesmas Pembantu (Pustu) Harapan Jaya, Senin (2/3) sekira jam 13.30 WIB.


Aksi belasan warga tersebut berawal dari rasa kekecewaan mereka kepada pelayanan birokrasi Kelurahan Harapan Jaya yang tidak memuaskan.

 Pasalnya, kantor Kelurahan Harapan Jaya sangat jarang buka, bahkan Lurah sendiri pun sangat jarang masuk kantor.


"Kami mau ngurus dokumen kependudukan apapun susah, soalnya Lurah jarang masuk, kantornya pun jarang buka. Dah macam sarang hantu Kantor Lurah ni.

Kalau mau ngurus berkas, kami ke rumah seklur. Nanti yang berurusan ke Kabupaten suami seklur itu, dan pastinya selalu pake tarif," beber warga yang mengaku bernama Hakim.


Hal yang sama juga disampaikan Brata (39), tokoh pemuda  Lingkungan III Harapan Jaya yang sangat kecewa dengan kinerja Lurah Harapan Jaya.

Brata mengatakan, bahwa penggunaan Dana Kelurahan tidak transfaran. "Liat la, pembangunan disini terkesan asal jadi aja," bebernya.


"Kami gak pernah tau berapa jumlah Dana Kelurahan yang dikucurkan pemerintah. Setiap ditanya, Lurah selalu mengelak.

Ada proyek leningan di Lingkungan Sidodadi, RT III senilai Rp 85 juta-an yang baru saja selesai dikerjakan tapi sudah retak-retak," sambungnya.


Warga berharap kepada pihak terkait agar dapat segera menindaklanjuti dan menindak tegas kebobrokan pelayanan birokrasi di Kelurahan Harapan Jaya.

"Muak kami dengan Lurah ini. Kami minta agar Lurah kami segera diganti dan pelayanan di Kantor Lurah Harapan Jaya agar bisa lebih ditingkatkan lagi," tandas Brata. (Zar)