Iklan

Senin, 02 Maret 2020, 22.48.00 WIB
Last Updated 2020-03-02T15:50:11Z
Berita Terkini

Kecewa Dengan Pelayanan, Kantor Lurah Sei Lepan Disegel Warga

Berita Viral

Teks foto: Warga saat 'menyegel' Kantor Lurah dan Pustu Harapan Jaya.

Metrolangkat.com


Merasa tidak mendapatkan pelayanan yang layak, belasan masyarakat Lingkungan III, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat 'menyegel' Kantor Lurah dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Harapan Jaya, Senin (2/3)) sekira jam 13.30 WIB.

Dimana aksi belasan warga tersebut berawal dari rasa kekecewaan mereka kepada pelayanan birokrasi Kelurahan Harapan Jaya yang tidak memuaskan. Pasalnya, kantor Kelurahan Harapan Jaya sangat jarang buka, bahkan Lurah sendiri pun sangat jarang masuk kantor.

"Kami mau ngurus dokumen kependudukan apapun susah, soalnya Lurah jarang masuk, kantornya pun jarang buka.

Dah macam sarang hantu Kantor Lurah ni. Kalau mau ngurus berkas, kami ke rumah seklur. Nanti yang berurusan ke Kabupaten suami seklur itu, dan pastinya selalu pake tarif," beber warga yang mengaku bernama Hakim.

Hal yang serupa juga disampaikan Brata (39), tokoh pemuda  Lingkungan III Harapan Jaya yang sangat kecewa dengan kinerja Lurah Harapan Jaya.

Kepada Metrolangkat.com Brata mengatakan, bahwa penggunaan Dana Kelurahan tidak transfaran. "Liat la, pembangunan disini terkesan asal jadi aja," bebernya.

"Kami gak pernah tau berapa jumlah Dana Kelurahan yang dikucurkan pemerintah. Setiap ditanya, Lurah selalu mengelak. Ada proyek leningan di Lingkungan Sidodadi, RT III senilai Rp 85 juta-an yang baru saja selesai dikerjakan tapi sudah retak-retak," lanjutnya.

Kepada pihak yang terkait, warga berharap agar dapat segera menindaklanjuti dan menindak tegas kebobrokan pelayanan birokrasi di Kelurahan Harapan Jaya. "Muak kami dengan Lurah ini.

Kami minta agar Lurah kami segera diganti dan pelayanan di Kantor Lurah Harapan Jaya agar bisa lebih ditingkatkan lagi," pungkas Brata.

Camat Sei Lepan, Faizal Rizal Matondang SSos saat dikonfirmasi via telepon selulernya mengaku akan segera menegur Lurah yang jarang masuk kantor.

"Udah sering kita ingatkan. Begitupun, nanti saya peringatkan lagi Lurahnya," pungkas Camat.

Tak hanya pelayanan kelurahan, pelayanan kesehatan di Kelurahan Harapan Jaya juga tidak dirasakan masyarakat sekitar.

Hampir 2 tahun Pustu Harpan Jaya tidak pernah buka, sehingga warga sangat kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.

"Kalau mau berobat, kami selalu menunggu bidan kampung pulang dari tempatnya bekerja. Abang ku pernah sakit perut dari pagi, menjelang malam baru mendapatkan pertolongan medis.

Gak jarang juga warga sini yang sakit kronis sampe meninggal, karena tidak ada pertolongan medis. Jadi, gak ada gunanya juga kan ada Pustu disini, lebih baik kami segel aja," pungkas warga.

Pantauan wartawan di lapangan, Pustu Harapan Jaya terlihat sangat memperihatinkan. Selain menimbulkan bau yang tidak sedap, juga tidak ada ditemukan peralatan yang berkaitan dengan medis.

"Kami butuh pelayanan kesehatan yang layak seperti warga-warga di daerah yang lain. Macam dianggap gak ada kami disini. Kami berharap agar Pustu bisa segera diaktifkan," pungkas warga. (Zar)