Iklan

Selasa, 07 April 2020, 23.43.00 WIB
Last Updated 2020-04-07T16:43:41Z
Kabar Asahan

2 PDP, Status ODP Asahan Bertambah Menjadi 30

Berita Viral


Asahan-Metrolangkat.com

Disebabkan adanya 2 orang warga Asahan yang dinyatakan positif dan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid 19 Kabupaten Asahan.

Sedikitnya ada 30 (tiga puluh) orang warga  yang dinyatakan berstatus Orang Dalam Pemantauan  (ODP). 

Karena mereka sempat kontak dan berinteraksi langsung dengan  dua orang warga yang positif PDP dari Covid 19 tersebut yaitu ES dan isterinya NS warga  Kecamatan Simpang Empat.


Penjelasan tersebut dikatakan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabulaten Asahan, H. Rahmat Hidayat Siregar, Selasa (7/4/2020) sore.

"Hari ini, sesuai data terakhir hingga pukul 18.00 Wib.Telah terkonfirmasi ada 30 orang warga yang sempat kontak langsung dengan  kedua warga yang berstatus positif PDP" jelas Rahmat.

Maka untuk itu, tim gugus tugas Covid, minta agar ke 30 orang yang masuk dalam daftar ODP. Untuk segera melakukan isolasi mandiri dirumahnya masing-masing. Dan mereka semua akan di awasi oleh tim petugas medis dan kesehatan. 

Masih menurut Rahmat,  selain itu juga tidak menutup kemungkinan jumlah ODP akan masih dan terus bertambah. 

Sebab hingga sore ini petugas kita masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan lanjutan.

Mereka 30 orang warga itu, 17 orang warga diantaranya  sempat kontak langsung dengan NS yang positif PDP di tempat usahanya yang ada di Kecamatan Rahuning. 

Kemudian 6 (enam) orang lagi merupakan anak, supir dan pekerja dari ES.Selanjutnya 7 (tujuh) orang lainnya lagi merupakan anak, menantu dan sahabat dari pasien ES dan NS.

Semua 30 warga ODP itu telah menjalani test dengan menggunakan alat Rapid Test .Dan hasilnya semua berstatus negatif. 

Walaupun  hasilnya negatif, seminggu ke depan  mereka akan diperiksa ulang lagi. Apakah ada menunjukkan gejala atau tidak,sebut Dayat

Tindakkan yang dilakukan oleh tim gugus tugas gabungan .Telah sesuai dengan standar penanganan percepatan Covid-19. 

"Yang jelas status 30 warga yang masuk ODP, semuanya negatif dan mereka akan terus dipantau kesehatannya, secara rutin," 

Lebih lanjut Rahmat mengatakan untuk update terbaru 7 April 2020, jumlah ODP Asahan  saat ini ada sebanyak 125 orang. Dengan rincian yang telah selesai karantina selama  14 hari ada 19 orang dan sisa ODP 106 orang. 

Sementara jumlah PDP Asahan sebanyak 2 (dua) orang. Dan saat ini kedua orang PDP tersebut telah dirujuk ke RS Mata Friska Medan, untuk pemeriksaan kesehatannya.

" Intinya Kita akan terus dan tetap melakukan pemantauan kepada ODP, dan akan berupaya sebaik mungkin agar virus Covid-19 bisa diantisipasi sedini mungkin," jelas Hidayat. 

Sementara itu ditempat terpisah, Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Sekda Kabupaten Asahan Taufik Zainal Abidin, secara langsung menyempatkan diri untuk meninjau 17 orang ODP yang ada di wilayah Kecamatan Rahuning dan Simpang Empat. 


"Saya minta kepada para  warga yang masuk  ODP dan masyarakat sekitar lainnya. Jangan khawatir dan panik, karena Tim Gugus Tugas Covid 19 bersama tim medis akan selalu siap melayani mereka. 

Bila ada masalah atau keluhan silahkan lapor ke petugas kesehatan yang ada," jelas Taufik.

Oleh karena itu marilah kita saling menjaga dan berjuang untuk melawan dan mencegah penyebaran virus Corona.

“ Ikhtiar dan doa adalah kekuatan, jaga jarak, rajin cuci tangan dengan sabun, hindari keramaian,  tetap di rumah bila tidak ada kebutuhan yang mendesak. 

Dan bila keluar rumah pakailah masker serta terapkan perilaku hidup bersih dan sehat bagi diri dan keluarga. 

Karena dengan kebersamaan, kepatuhan dan doa yang  kita panjatkan insyaallah semua dapat kita atasi dari momok Covid-19 yang berbahaya ini, sebut Taufik

Dalam kesempatan itu, Sekda didampingi Kapolsek, Danramil, Camat dan Kepala Puskesmas setempat.

Kemudian untuk meringankan warga ODP yang diisolasi. Sekda turut menyerahkan  bantuan berupa beras, uang, dan hand sanitizer kepada para ODP tersebut. Hal itu diberikan karena mereka akan menjalani diisolasi di rumah selama 14 hari..(Depram)