-->

Iklan

Alhamdulillah.... Nazwa Yang Ditembus Per Ayunan Diijinkan Pulang

Jumat, 24 April 2020, 17.42.00 WIB Last Updated 2020-04-24T10:42:18Z
Teks foto: Kondisi Nazwa yang kian membaik, saat didampingi ibunya

Stabat - metrolangkat.com

Pasca menjalani operasi tengkorak kepalanya di RS Putri Bidadari Stabat, Sabtu (18/4) malam kemarin, Kondisi Nazwa Maulida (6) kini kian membaik.

Korban yang terkena per ayunan putus ini, dinyatakan dokter boleh pulang ke rumahnya besok, Sabtu (25/4) siang.

Hal itu disampaikan Mardiah (29) ibu dari Nazwa via telepon selulernya, Jum'at (24/4) sekira jam 16.00 WIB dari Lantai 5 No 321 RS Putri Bidadari. "Alhamdulillah dah ada kurangnya, kondisinya makin membaik.

Dari hasil scanning, tengkoraknya retak. Kami berahrap agar kedepannya tidak terjadi apa-apa dengan Nazwa," harapnya.

Maridah menambahkan, dirinya meminta do'a dari berbagai pihak untuk kesembuhan Nazwa. Tak hanya itu, dia juga berharap agar operasi kedua tengkorak kepala Nazwa yang direncanakan tim dokter dalam waktu dekat ini, agar tidak jadi dilaksanakan.

"Alhamdulillah hingga saat ini belum ada pengangkatan tengkorak kepalanya. Mudah-mudahan semuanya baik-baik aja. Memang saran dokter tengkoraknya agar diganti.

Sampe sekarang jaitannya belum dibuka, semoga gak ada operasi kedua untuk Nazwa," harap Mardiah.

Dismaping itu, Mardiah juga mengucapkan terimakasih banyak kepada para donatur yang sudah berkenan membantu kesulitan biaya operasi Nazawa.

"Kondisi kami kemarin memang lagi gak ada uang. Berkat bantuan donatur, tagihan perobatan Nazwa sebesar Rp40-an juta, Rabu (22/4) kemarin bisa dilunasi," sambungnya.

Masih menurut Maridah, donasi yang terkumpul untuk membantu biaya perobatan Nazwa sudah ditutup sejak kemarin. Pasalnya, bantuan yang masuk diperkirakan sudah mencukupi untuk membayar sisa tagihan di rumah sakit

. "Donasi sudah kami tutup, karena diperkirakan sudah mencukupi untuk biaya perobatan Nazwa," pungkasnya.

Sebelumnya, Nazwa Maulida (6), anak dari Heriansyah (32) dan Maridah (29) harus menjalani operasi akibat per ayunan adiknya putus saat diduduki.

Per ayunan menancap di kepalanya yang menyebabkan tempurung kepalanya retak. Demikian disampaikan orangtuanya Heriansyah, di RS Putri Bidadari Wampu, Senin (20/4) siang.

Heriansyah warga Dusun Pasar 1 Hulu Desa Stabat Lama Kecamatan Wampu, kini kebingungan mencari dana berobat karena dia tidak peserta BPJS Kesehatan. "Saya kebingungan menutupi dana buat perobatan anak saya Nazwa," katanya.

Diceritakannya, Nazwa saat itu sedang bermain ayunan, tiba tiba per ayunannya putus langsung menancap di kepalanya, sambungnya.

 Langsung saja kami larikan ke rumah sakit dan harus menjalani dua kali operasi hingga sekarang ini, sementara untuk biayanya saya tak punya duit, ungkap karyawan kontrakan itu.

Sementara itu salah seorang jiran Heriansyah yaitu Heru Ramadhani menyampaikan rasa keprihatinanya melihat kondisi keluarga ini, untuk itu diharapkan bantuan dari para dermawan yang terketuk hatinya untuk membantu. (Ahmad)



Teks foto: Kondisi Nazwa yang kian membaik, saat didampingi ibunya
Komentar

Tampilkan

Terkini

Nasional

+