Iklan

Rabu, 08 April 2020, 15.34.00 WIB
Last Updated 2020-04-08T08:34:40Z
Berita Hari Ini

Diduga Frustasi Rumah Tangga, Bayu Pilih Gantung Diri

Berita Viral
Korban gantung diri. 
BINJAI - Metrolangkat.com

Seorang pria muda ditemukan tewas tergantung dalam rumahnya, di Komplek Perumahan Taman Serasi Residence, Dusun IV-B, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (08/04/2020) pagi.

Kuat dugaan korban meninggal karena bunuh diri. Selain tidak ditemukan luka atau tanda bekas kekerasan pada tubuhnya, kondisi jenazah pria malang itu saat pertama kali ditemukan dalam posisi tergantung, dengan seutas tali masih menjerat di leher.

Keterangan dihimpun , korban diketahui bernama Bayu Hariyanto (28), warga pendatang asal Dusun Tangkahan, Desa Namosialang, Kecamatan Batangserangan, Kabupaten Langkat.

Bayu Hariyanto nekad mengakhiri hidupnya diketahui pertama kali sekira pukul 07.30 wib oleh kakak iparnya, Seri, yang tanpa sengaja melihat tubuh korban dalam posisi tergantung saat memeriksa keadaan rumah adiknya.

Terkejut dengan temuan itu, spontan saja Seri berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Oleh warga, peristiwa itu pun segera dilaporkan ke perangkat desa setempat dan pihak kepolisian.

Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo SIK, saat dikonfirmasi wartawan melalui Kapolsek Binjai, AKP Rubenta Tarigan, via sambungan telepon seluler, membenarkan peristiwa tersebut.

“Memang ada itu. Kejadiannya tadi pagi. Kebetulan kita juga baru kembali setelah selesai cek TKP. Jenazah korban sendiri rencananya mau dibawa keluarga ke kampung halaman mereka untuk dimakamkan di sana,” tandasnya.

Secara khusus Rubenta menduga, motivasi Bayu Haryanto nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri dipicu rasa frustasinya karena persoalan rumahtangga.

Apalagi sebelum ditemukan tewas, pada malam harinya korban dan istrinya, Puput, sempat terlibat keributan.

“Pemicunya diduga karena persoalan rumahtangga. Kemungkinan juga ada kaitannya dengan laporan si istri ke Polres Binjai, atas kasus kekerasan dalam rumahtangga yang dituduhkan kepada korban,” ujarnya. (gci)