Iklan

Rabu, 08 April 2020, 20.39.00 WIB
Last Updated 2020-04-08T13:39:20Z
Berita Terkini

Dinkes Langkat Kecolongan, Pasien PDP Diam-diam Kabur ke Binjai

Berita Viral
Teks Foto : Kepala Gugus Covid-19 Kota Binjai saat menggelar konferensi press di Posko Kesehatan.
Binjai,Metrolangkatbinjai.com

Kinerja Dinkes Langkat kini menjadi sorotan karena dianggap lalai melakukan pengawasan terhadap PDP. Hal ini menyusul adanya seorang pasien PDP asal Langkat yang kabur ke Kota Binjai. Padahal, pasien tersebut seharusnya masih dirawat di rumah sakit di Langkat.

Informasi berhasil diperoleh, setelah kabur pasien tersebut justru mendatangi RSU dr. Djoelham Binjai. Disana, dia sempat satu malam menjalani perawatan.

Namun kepada petugas medis, pasien tersebut justru berbohong. Dibilangnya dia hanya sakit demam biasa.

Keesokan paginya barulah diketahui kalau pasien asal Langkat tersebut sudah berstatus PDP. Akibatnya, 12 tenaga medis di RSUD dr. Djoelham Kota Binjai yang menanganinya terpaksa harus diisolasi.

Menanggapi itu, Kepala Satgas Covid-19 Kota Binjai, Ahmad Yani mengaku kecewa. Dalam keterangan persnya, Ahmad Yani mengatakan seharusnya pasien tersebut harus segera dibawa ke rumah sakit rujukan di Medan. Bukannya malah didiamkan hingga berhasil kabur meloloskan diri.

"Kami berharap kepada seluruh Gugus Tugas Kabupaten Kota untuk saling berkoordinasi dan berbagi informasi untuk keselamatan petugas kita yang ada di lapangan," kata Yani saat menggelar konferensi press di Posko Kesehatan Kota Binjai, Rabu (8/4) siang.

Yani turut menyayangkan kenapa hal ini bisa sampai terjadi. Sebab seorang PDP seharusnya terus dikawal untuk dibawa ke rumah sakit rujukan di Kota Medan.

"Bukan dilepas begitu saja. Jadi gara-gara ini telah menyebabkan tenaga medis kami harus terisolasi dan dampak lainnya," sebut Yani.

Hal senada juga dikatakan, Dirut RSUD dr. Djoelham Binjai, dr. David. Dia mengatakan malam itu pasien tersebut datang dengan keluhan demam serta sesak nafas. Namun pasien tersebut tidak mau jujur kalau dirinya adalah PDP.

"Karena dia sudah berbohong mengakibatkan 12 petugas medis kami terpaksa diisolasi dan tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya," ujarnya.

Sementara itu, Kadiskes Pemko Binjai, dr. Sugianto meminta kesadaran untuk seluruh masyarakat termasuk dari daerah tetangga untuk bersikap jujur dan berterus terang.

Kronologi Kaburnya Pasien PDP..

Berdasarkan informasi, pasien PDP yang kabur tersebut diketahui sempat.pulang ke rumahnya. Barulah akhirnya dibawa ke RSU dr. Djoelham Binjai karena kondisi kesehatannya makin memburuk.

"Dia datang ke rumah sakit kita tanpa ada pengawalan. Otomatis petugas kita tidak mengetahui riwayat pasien tersebut," kata Kepala Gugus Covid-19 Kota Binjai, Ahmad Yani.

"Jangan karena satu orang ini kita semua yang ada di Binjai ini jadi ikut terpapar, makanya masyarakat harus memahami ini," bebernya. (bay)